Rabu, 20 Agustus 2025 14:07

Kadiskop UKM Makassar Dukung Penguatan Peran BPR dan Pengawasan Pinjol

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta,  saat mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) di Balai Kota Makassar, Rabu (20/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, saat mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) di Balai Kota Makassar, Rabu (20/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar dan BPR akan diperkuat melalui kolaborasi program edukasi dan literasi keuangan yang menyasar pelaku UMKM.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem keuangan yang sehat dan aman di Kota Makassar, khususnya melalui peran aktif Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan pengawasan terhadap transaksi pinjaman online (pinjol) yang kian marak.

Pernyataan ini disampaikan Arlin saat mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) di Balai Kota Makassar, Rabu (20/8/2025).

“Dinas Koperasi dan UKM melihat peran BPR sangat strategis dalam menyediakan akses keuangan yang aman bagi pelaku usaha mikro dan masyarakat luas. Kami juga sangat mendukung langkah pengawasan terhadap pinjaman online yang merugikan,” ujar Arlin.

Baca Juga : Munafri Hadiri Silaturahmi dengan Mensos di Sulsel, Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Arlin menyebut, sinergi antara Pemkot Makassar dan BPR akan diperkuat melalui kolaborasi program edukasi dan literasi keuangan yang menyasar pelaku UMKM, khususnya dalam menghadapi ancaman praktik keuangan ilegal dan bunga tinggi dari pinjol.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan UMKM kita mendapatkan layanan keuangan yang terpercaya dan terjangkau. Peran BPR sangat dibutuhkan untuk menjangkau sektor-sektor ekonomi produktif yang belum tersentuh perbankan besar,” imbuhnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya regulasi dan pengawasan ketat terhadap transaksi keuangan digital yang berisiko.

Baca Juga : Efisiensi BBM Jadi Aksi Nyata, Appi Gowes Pagi Pantau Kebersihan Tiga Kecamatan di Makassar

“Upaya ini bagian dari tanggung jawab bersama untuk menciptakan ekosistem keuangan yang aman dan sehat bagi masyarakat,” kata Munafri.

Arlin juga mengapresiasi rencana pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perbarindo di Makassar, yang akan digelar 11 September 2025 di Hotel Four Points. Ia berharap Rakernas ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran BPR sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi daerah.

“Kami menyambut baik Rakernas ini. Selain menjadi ajang nasional, kegiatan ini juga memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang mendorong inklusi keuangan dan keberdayaan UMKM,” tutup Arlin.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pilih Gunakan Kendaraan Lama

Rakernas Perbarindo akan diikuti sekitar 1.400 anggota BPR se-Indonesia dan diisi dengan seminar bersama tokoh-tokoh penting di sektor keuangan, termasuk Ketua LPS, Dewan Komisioner OJK, dan DPR RI Komisi XI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Arlin Ariesta #BPR #Perbarindo #pinjaman online #literasi keuangan #UMKM Makassar #Munafri Arifuddin #koperasi Makassar #dinas koperasi makassar
Youtube Jejakfakta.com