Jejakfakta.com - PANGKEP - Pemerintah Kabupaten Pangkep (Pemkab Pangkep) melalui Dinas Sosial memfasilitasi dua orang siswi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui program Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Sosial Pangkep, Asykur, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menginstruksikan kepala daerah untuk merekrut peserta didik. Menindaklanjuti hal ini, Pemkab Pangkep aktif menjangkau 13 kecamatan untuk mencari anak-anak yang putus sekolah dan berasal dari keluarga kurang mampu.

"Alhamdulillah, saat ini sudah ada 20 orang dari 100 orang kuota yang akan dilaksanakan di BLK Pangkep. Dua kelas untuk SD dan dua kelas untuk SMP, jadi jumlahnya 100 orang," ujar Asykur, seperti dikutip dari siaran pers, Rabu.
Baca Juga : Bupati Gowa Pastikan Bedah Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem Tepat Sasaran
Ia menambahkan bahwa Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, secara simbolis telah melepas kedua siswi tersebut untuk mengikuti program Sekolah Rakyat yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.
"Kedua anak ini, satu putus sekolah dan yang satu selesai SMP tapi menganggur. Kedua anak ini juga tergolong kurang mampu," tambah Asykur.
Salah satu siswi yang diberangkatkan, Hasmatul Husna, mengungkapkan kebahagiaannya karena mendapat kesempatan untuk kembali bersekolah.
Baca Juga : Penerima Bantuan Pangan di Bontomarannu Naik Tajam, Pemkab Gowa Kawal Validasi Data Warga
"Saya senang sekali bisa melanjutkan sekolah dengan adanya Sekolah Rakyat. Terima kasih Pak Presiden dan Pak Bupati," ucapnya dengan penuh semangat.
Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi pemuda-pemudi putus sekolah di Pangkep untuk mengenyam pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




