Jejakfakta.com, JENEPONTO — Tenaga Ahli Bawaslu Republik Indonesia, Dayanto, menegaskan bahwa kualitas penyelenggaraan pemilu sangat bergantung pada kesiapan dalam setiap tahapan pelaksanaannya.
Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Jeneponto bersama Komisi II DPR RI di Valentine’s Hotel Jeneponto, Senin (25/8/2025).

Dalam arahannya, Dayanto menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan evaluasi dalam memastikan pemilu berjalan tidak hanya sesuai prosedur, tetapi juga menghasilkan proses yang berintegritas.
Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim
“Persiapan tahapan pemilu yang baik dapat menghasilkan pelaksanaan pemilu yang baik. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan dan evaluasi menjadi sangat penting,” ujar Dayanto.
Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam forum seperti ini memiliki peran strategis. Menurutnya, partisipasi dari berbagai elemen masyarakat mampu memperkaya masukan dalam proses penyusunan regulasi pemilu ke depan.
“Kehadiran masyarakat, media, NGO, organisasi mahasiswa, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimda, hingga partai politik sebagai mitra adalah kunci. Kami sangat membutuhkan partisipasi masyarakat karena persiapan pra-pemilu dan tahapan pasca-pemilu sama pentingnya,” tambahnya.
Baca Juga : Silaturahmi Bersama Ketua Komisi II DPR RI, Wabup Lutim Bahas Aspirasi DOB Luwu Raya
Dayanto menutup dengan penegasan bahwa Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara lembaga pengawas dengan seluruh pemangku kepentingan adalah fondasi utama dalam membangun pemilu yang partisipatif, demokratis, dan berintegritas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




