Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar akan menggelar kegiatan Doa Bersama untuk MAKASSAR'ta, sebagai bentuk ajakan menjaga kedamaian dan persatuan di Kota Makassar.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 2 September 2025, pukul 19.30 WITA, bertempat di Tribun Lapangan Karebosi, dan terbuka untuk umum.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Fatur Rahim, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif KNPI tersebut.
Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada
“Kegiatan ini dikoordinir oleh KNPI, tapi kami, Pemerintah Kota, akan backup penuh,” ujar Fatur, Senin (1/9/2025).
Lebih lanjut, Fatur mengungkapkan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar juga telah menyatakan dukungan melalui seruan resmi kepada seluruh tokoh agama agar turut serta dalam doa bersama.
FKUB mendorong seluruh majelis keagamaan untuk mengajak umat melakukan doa dan ibadah demi keselamatan dan kedamaian Kota Makassar. Seruan ini sekaligus menjadi ajakan untuk menahan diri dari segala bentuk kekerasan yang dapat mengganggu persatuan bangsa dan harmoni kebangsaan.
Baca Juga : Menuju 10 Besar, 68 Kandidat Rebut Kursi Komisioner BAZNAS Makassar
“Melalui doa bersama ini, Pemkot Makassar berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu menjaga kota tetap aman, damai, dan harmonis,” tambah Fatur.
FKUB juga mengingatkan agar para elit politik dan pengambil kebijakan lebih peka terhadap aspirasi rakyat serta menunjukkan keteladanan, empati, dan kepedulian sosial. Aparat keamanan diharapkan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi aksi massa.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu dan berita bohong, terutama yang beredar di media sosial tanpa dasar yang jelas.
Baca Juga : Efisiensi BBM Jadi Aksi Nyata, Appi Gowes Pagi Pantau Kebersihan Tiga Kecamatan di Makassar
“Mari kita saling Sikatutui—memperhatikan satu sama lain, di tengah perbedaan yang ada,” tutup Fatur.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kerukunan, menjaga kondusifitas kota, serta menumbuhkan rasa persaudaraan antarwarga Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




