Jejakfakta.com, PANGKEP — Bank Sulselbar menyatakan dukungan penuhnya terhadap peluncuran Program Digitalisasi Layanan Publik dan pendirian Market Distribution Center (MDC) “HEBAT” yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (22/9/2025). Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis dalam mendorong efisiensi layanan publik serta menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok melalui distribusi yang lebih terkendali.
Direktur Operasional & TI Bank Sulselbar, Iswadi Ayub, menyampaikan bahwa digitalisasi layanan publik seperti pembayaran PDAM, retribusi pasar, iuran sampah, dana pariwisata, hingga pengelolaan masjid merupakan bagian dari transformasi sistem pemerintahan menuju efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

“Bank Sulselbar melihat digitalisasi bukan hanya memudahkan masyarakat, tapi juga menciptakan transparansi dalam setiap transaksi. Setiap rupiah tercatat dengan jelas dan digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Iswadi Ayub.
Baca Juga : SPPG Bajeng Barat Jadi Penggerak Gizi dan Ekonomi Lokal, Wabup Gowa Dorong Perluasan Program MBG

Melalui solusi pembayaran digital yang disediakan oleh Bank Sulselbar, masyarakat dapat melakukan transaksi dengan lebih cepat, aman, dan efisien.
MDC “HEBAT” Sebagai Pilar Ketahanan Distribusi
Selain mendukung digitalisasi, Bank Sulselbar juga memberi perhatian besar pada pendirian MDC “HEBAT” (Harga Ekonomis, Bermanfaat, Aman, dan Terkendali). Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat distribusi utama untuk menjaga keterjangkauan dan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Baca Juga : Dapur MBG Luwu Timur Resmi Dibuka, Lawan Stunting dan Dongkrak Ekonomi Lokal
Bank Sulselbar menilai kehadiran MDC ini penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dengan memberdayakan pelaku usaha, petani, dan mitra distribusi dalam ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam mendukung program ini, Bank Sulselbar berkomitmen untuk:
- Menyediakan sistem pembayaran digital yang aman dan terintegrasi dengan layanan publik di Pangkep.
- Mendorong literasi keuangan masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan layanan digital.
- Menyediakan fasilitas pembiayaan bagi pelaku usaha dan logistik dalam rantai distribusi MDC “HEBAT”.
Harapan Kolaboratif ke Depan
Baca Juga : Keterbukaan Informasi Lemah, dari 52 OPD Pemprov Sulsel Hanya 5 yang Informatif
Iswadi Ayub menyatakan bahwa kolaborasi antara Bank Sulselbar dan Pemerintah Kabupaten Pangkep diharapkan menjadi model layanan publik masa depan yang bisa direplikasi di wilayah lain di Sulawesi Selatan.
“Kami optimis kolaborasi ini akan memberi manfaat nyata: pelayanan publik yang mudah diakses, harga kebutuhan pokok yang stabil, serta ekonomi lokal yang makin kuat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




