Selasa, 23 September 2025 07:48

Bupati Irwan Resmi Luncurkan Program Pandu Juara, Dorong Kemandirian 33 Desa di Luwu Timur

Editor : Redaksi
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi meluncurkan Program Pembangunan Desa Unggul Juara (Pandu Juara), di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati, Senin (22/09/2025). @Jejakfakta/dok. ikp-humas/kominfo-sp
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi meluncurkan Program Pembangunan Desa Unggul Juara (Pandu Juara), di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati, Senin (22/09/2025). @Jejakfakta/dok. ikp-humas/kominfo-sp

Luwu Timur mendapat alokasi 30 dapur umum dari program MBG, yang bisa menjadi peluang bagi desa dalam mengembangkan komoditas seperti ayam dan telur.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Dalam upaya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi meluncurkan Program Pembangunan Desa Unggul Juara (Pandu Juara), di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati, Senin (22/09/2025).

Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh para Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan program tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menjelaskan bahwa terdapat 33 desa yang akan menjadi final project Pandu Juara pada tahun 2025.

Baca Juga : Konsisten Jaga Transparansi Keuangan, Luwu Timur Sabet Opini WTP Ke-14 dari BPK

“Awalnya saya ingin mengambil tiga desa dari setiap kecamatan sebagai sampel. Karena Luwu Timur memiliki 11 kecamatan, maka terpilihlah 33 desa,” ungkap Irwan.

Ia menegaskan bahwa meski beberapa program desa sebelumnya sudah berjalan, namun efek dan manfaatnya bagi masyarakat belum maksimal. Karena itu, Pandu Juara hadir untuk mengoptimalkan potensi desa secara terarah dan berkelanjutan.

Bupati Irwan juga menyinggung potensi besar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah dijalankan secara nasional. Ia menyebut, Luwu Timur mendapat alokasi 30 dapur umum dari program MBG, yang bisa menjadi peluang bagi desa dalam mengembangkan komoditas seperti ayam dan telur.

Baca Juga : Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Lutim Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Kebangsaan

“Kita akan melakukan studi tiru ke beberapa daerah untuk melihat potensi yang bisa dikembangkan. Saya ingin desa kita benar-benar bisa mandiri,” tegasnya.

Irwan juga menyampaikan target ambisius bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, jika pendapatan desa sudah mandiri, maka desa-desa tersebut tidak perlu lagi bergantung pada alokasi anggaran dari pemerintah daerah.

Sementara itu, Tim Ahli RPJMD Luwu Timur, Afrianto, menjelaskan bahwa program ini disusun berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara

Menurutnya, setiap desa nantinya akan diarahkan untuk memiliki komoditas unggulan yang menjadi sumber utama pendapatan desa.

“Sektor pertanian menjadi sektor paling strategis. Dengan peran aktif desa, komoditi ini tidak hanya menopang ekonomi desa, tapi juga menyerap tenaga kerja dan menurunkan angka kemiskinan,” jelas Afrianto.

Ia menambahkan bahwa tahap awal program akan difokuskan pada pengkajian potensi desa, yang dilanjutkan dengan pengembangan komoditas unggulan pada sektor pemasaran dan distribusi.

Baca Juga : Bupati Irwan Buka Muscab V Pramuka Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan Terpilih Aklamasi Pimpin Kwarcab 2026–2031

Acara peluncuran Program Pandu Juara ini turut dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain para Kepala OPD, Ketua DPC APDESI Suherman, para Kepala Desa, Kepala BPD Desa, Tim Pendamping Pandu Juara, pengurus Koperasi Merah Putih, serta para tamu undangan lainnya. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pandu Juara #irwan bachri syam #Desa Mandiri #Program Desa #kemandirian desa #MBG #program pemerintah #potensi desa #komoditas unggulan
Youtube Jejakfakta.com