Selasa, 30 September 2025 13:12

Ekspose Stunting Pangkep 2025: Prevalensi Turun, Intervensi Terpadu Beri Dampak Nyata

Editor : Editor JF
Penulis : Sherine Grace
Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau, menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran untuk program-program penanganan stunting, pada pertemuan Ekspose Penanganan Stunting dan Publikasi Hasil Pengukuran SIGIZI Terpadu 2025 di Gedung Dewakang, Jl. Poros Bungoro, Selasa (30/9/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep
Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau, menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran untuk program-program penanganan stunting, pada pertemuan Ekspose Penanganan Stunting dan Publikasi Hasil Pengukuran SIGIZI Terpadu 2025 di Gedung Dewakang, Jl. Poros Bungoro, Selasa (30/9/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep

Mewujudkan Pangkep "Zero Stunting" menjadi harapan bersama, pencegahan sedini mungkin adalah kunci.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Dinas Kesehatan, bersama sejumlah lintas sektor, menggelar Ekspose Penanganan Stunting dan Publikasi Hasil Pengukuran SIGIZI Terpadu 2025. Acara ini berlangsung pada Selasa (30/9/2025) di Gedung Dewakang, Jl. Poros Bungoro, sebagai bentuk komitmen percepatan penurunan stunting.

Data yang dipaparkan dalam ekspose tersebut menunjukkan kemajuan yang signifikan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI/SKI), prevalensi stunting di Pangkep berhasil ditekan dari 34,1% pada tahun 2022 menjadi 25,2% di tahun 2024. Sementara itu, data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) per Agustus 2025 mencatat angka yang lebih rendah lagi, yaitu 9,24% atau setara dengan 2.027 anak di 13 kecamatan.

Meski terdapat perbedaan angka antara kedua sumber data, tren penurunan yang konsisten mengindikasikan bahwa berbagai intervensi gizi yang dilakukan memberikan dampak positif. Program-program tersebut mencakup intervensi spesifik seperti pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dengan masalah gizi, suplementasi, dan edukasi kepada ibu hamil. Di sisi sensitif, upaya perbaikan sanitasi, penyediaan air bersih, dan pemberdayaan ekonomi keluarga juga turut berkontribusi.

Baca Juga : Bupati Pangkep Silaturahmi ke Kodaeral VI Hasanuddin, Bahas Sinergi Pembangunan Kepulauan

Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau, dalam sambutannya menekankan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran untuk program-program penanganan stunting. Ia juga menyambut baik program nasional yang turut mendukung upaya di daerah. “Alhamdulillah, dengan adanya Program Presiden Makan Bergizi Gratis dapat memberikan gizi bagi anak-anak kita,” ucap Bupati Yusran.

Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj. Herlina, memaparkan bahwa langkah ke-7 dalam aksi konvergensi penanganan stunting adalah mempublikasikan hasil pengukuran anak dari Posyandu di setiap desa. Saat ini, cakupan data penimbangan anak di Posyandu telah mencapai 97%, sebuah capaian yang sangat baik untuk memantau perkembangan anak.

Herlina mengajak seluruh pihak, termasuk RT dan Tim Penggerak PKK, untuk aktif mendorong orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu. "Tujuannya ditimbang, gunanya untuk mengetahui apakah anak mengalami perkembangan dan pertumbuhan sesuai usianya. Apabila ada yang tidak sesuai, anak itu segera ditolong," jelasnya.

Baca Juga : Pangkep Pertahankan Opini WTP ke-15 Kali, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

Mewujudkan Pangkep "Zero Stunting" menjadi harapan bersama. Herlina menegaskan bahwa pencegahan sedini mungkin adalah kunci. “Kita berharap segera zero stunting dengan melakukan pencegahan. Kepada remaja putri melalui pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan ibu hamil minimal enam kali, serta konsumsi makanan bergizi seimbang,” imbuhnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh camat, kepala puskesmas, dan ketua TP PKK se-kabupaten. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi jembatan informasi hingga tingkat desa, sehingga menjadi acuan yang tepat dalam pelaksanaan program penanganan stunting di akar rumput.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Stunting #Pangkep #Bupati Pangkep #Dinas Kesehatan #Zero Stunting
Youtube Jejakfakta.com