Jumat, 03 Oktober 2025 12:00

Pemkab Pangkep Perkuat Komitmen Atasi TBC melalui Rakor Terpadu

Editor : Editor JF
Penulis : Sherine Grace
Rakor Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pangkep, Makassar, Jumat (3/10/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep
Rakor Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pangkep, Makassar, Jumat (3/10/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep

Dengan terselenggaranya rakor ini, diharapkan seluruh komponen di Kabupaten Pangkep dapat bergerak bersama dalam satu kesatuan komando untuk mencapai eliminasi TBC lebih cepat.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menunjukkan komitmen serius dalam menanggulangi Tuberkulosis (TBC) dengan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (3/10/2025) di sebuah hotel di Makassar ini dipimpin langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.

Rakor yang diinisiasi Dinas Kesehatan setempat ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala puskesmas se-Kabupaten Pangkep, serta perwakilan dari BPJS Kesehatan. Kehadiran seluruh unsur penting ini menegaskan pendekatan kolaboratif yang diusung Pemkab.

Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menekankan bahwa fokus utama rakor kali ini adalah upaya percepatan penanggulangan TBC. Ia mengingatkan bahwa penyakit ini seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal.

“Masyarakat yang tampak sehat dan bugar bisa saja positif TBC setelah dilakukan pemeriksaan. Kondisi inilah yang justru berpotensi menjadi sumber penularan yang luas di masyarakat,” ujar MYL.

Oleh karena itu, Bupati menegaskan pentingnya gerakan bersama yang kompak untuk memutus mata rantai penularan.

“Dengan gerakan kompak bersama, antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Kemenag, BPJS, dan pihak terkait, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan untuk tracking paling utama. Tujuannya agar kita bisa segera melakukan pengobatan bagi masyarakat yang terkena. InsyaAllah TBC bisa diobati,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, MYL memberikan arahan khusus kepada seluruh kepala puskesmas untuk aktif berkolaborasi dengan seluruh pihak di wilayah kerjanya masing-masing guna memperkuat pelacakan kasus (case finding).

Tidak hanya mengandalkan tenaga kesehatan, peran aktif pemerintah desa, kelurahan, dan masyarakat juga dinilai krusial. Pemerintah mengimbau agar laporkan segera ke puskesmas terdekat jika ada warga yang mengalami batuk berkepanjangan, yaitu batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu.

“Jika hasil tes positif TBC, maka akan langsung diberikan pengobatan. Langkah ini penting untuk menyembuhkan pasien sekaligus menghentikan penularan,” pungkas Herlina, Kepala Dinas Kesehatan Pangkep.

Dengan diselenggarakannya rakor ini, diharapkan seluruh komponen di Kabupaten Pangkep dapat bergerak bersama dalam satu kesatuan komando untuk mencapai eliminasi TBC lebih cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pangkep #Dinas Kesehatan #Bupati Pangkep #TBC
Youtube Jejakfakta.com