Rabu, 01 Oktober 2025 18:54

Wali Kota Makassar Dorong Penguatan Narasi Budaya ke Tingkat Nasional dan Internasional

Editor : Redaksi
Penulis : Sherine Grace
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima audiensi Dewan Kesenian Makassar (DKM) di Balai Kota Makassar, Rabu (1/10/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima audiensi Dewan Kesenian Makassar (DKM) di Balai Kota Makassar, Rabu (1/10/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Konsep Festival Muara, yang menggabungkan budaya pesisir dan sungai sebagai ikon baru kota.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya membangun narasi budaya sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan identitas Makassar ke kancah nasional bahkan internasional.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Dewan Kesenian Makassar (DKM) di Balai Kota Makassar, Rabu (1/10/2025).

Menurut Munafri, banyak warisan budaya tak benda yang kini diakui UNESCO berawal dari pengembangan narasi yang kuat dan konsisten. Ia mencontohkan kapal Phinisi sebagai warisan budaya yang dikenal dunia karena kekuatan narasinya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pilih Gunakan Kendaraan Lama

“Saya butuh narasi-narasi budaya yang dimunculkan untuk membangun storytelling terhadap apa yang ada di Makassar. Ini harus dieksplor satu per satu,” ujar Munafri.

Ia juga menyoroti potensi kuliner khas Makassar seperti coto Makassar, yang menurutnya dapat menjadi warisan budaya berharga jika dikemas dengan cerita yang menggambarkan nilai dan sejarah di baliknya.

Munafri mengajak para seniman untuk berkolaborasi membangun narasi, tidak hanya melalui karya seni tetapi juga melalui cerita yang mampu menarik perhatian masyarakat luas.

Baca Juga : Dubes Finlandia Bahas Kerja Sama Infrastruktur Cerdas dengan Wali Kota Makassar

“Kita butuh teman-teman seniman untuk bantu bangun narasi. Ini bukan cuma soal karya, tapi cerita yang bisa mengangkat budaya kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, DKM juga melaporkan program kerja sebelumnya yang berfokus pada edukasi seni, serta memperkenalkan jajaran pengurus baru. Ketua DKM, Juniar Arge, menyampaikan rencana integrasi program DKM dengan program Pemerintah Kota Makassar, dimulai dari dua lorong percontohan pasca pelantikan.

Munafri mengungkapkan rencana pembangunan gedung pertunjukan seni sebagai wadah generasi muda untuk berlatih dan berkarya. Ia juga menggagas konsep Festival Muara, yang menggabungkan budaya pesisir dan sungai sebagai ikon baru kota.

Baca Juga : Munafri Tekankan Skill dan Keselamatan dalam Diklat Pelayaran di Makassar

Tak hanya itu, Munafri berencana menampilkan instrumen tradisional seperti kecapi dan sinrilik di ruang publik termasuk di Balai Kota, sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan regenerasi seni tradisional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #budaya Makassar #dewan kesenian makassar #narasi budaya #coto makassar #kapal phinisi #Festival Muara #Seni Tradisional #gedung pertunjukan seni #DKM
Youtube Jejakfakta.com