Senin, 01 Desember 2025 13:04

Komunitas Disabilitas Temui Wali Kota Munafri, Dukung Deklarasi Kota Inklusi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima komunitas disabilitas di Balai Kota Makassar, Senin (1/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima komunitas disabilitas di Balai Kota Makassar, Senin (1/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar bertekad kuat membangun kota yang memberikan ruang adil bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota yang inklusif kembali terlihat nyata. Pada Senin (1/12/2025), komunitas disabilitas hadir di Kantor Balai Kota Makassar untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Pertemuan ini menjadi simbol kuat bahwa Pemkot Makassar membuka ruang dialog tanpa sekat, memastikan setiap warga, termasuk kelompok rentan, memiliki tempat dalam proses pembangunan kota.

Langkah ini sejalan dengan visi Wali Kota Munafri untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang ramah, setara, dan bebas diskriminasi. Pemerintah Kota terus melibatkan kelompok disabilitas dalam berbagai perencanaan dan program strategis, menegaskan bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memihak semua orang.

Baca Juga : Kado Hardiknas 2026, Munafri Tingkatkan Insentif Guru dan Fasilitas Siswa di Makassar

Ikra, selaku Field Officer (FO) Program Yayasan Satu Nama yang berada di bawah naungan Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (YASMI) Sulawesi, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berkaitan dengan persiapan pelaksanaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025.

“Kami ke sini untuk menunjukkan dukungan terhadap Kota Makassar yang inklusif. Perayaan HDI rencananya akan digelar pada 14 Desember 2025 di depan Monumen Mandala, Makassar,” ujarnya.

Menurut Ikra, pihaknya berharap Wali Kota Munafri Arifuddin dapat hadir sebagai keynote speaker pada kegiatan tersebut. Selain itu, mereka juga mendorong agar momentum HDI nanti menghadirkan Deklarasi Kota Inklusi sebagai simbol komitmen bersama, mengingat visi dan misi Wali Kota Makassar menegaskan pembangunan kota inklusif.

Baca Juga : Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional, Munafri Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

“Kami berharap Bapak Wali bisa hadir sebagai keynote speaker, dan kami juga menginginkan adanya deklarasi terkait Kota Inklusi di Makassar,” jelasnya.

“Karena salah satu visi dan misi Bapak Wali adalah membangun Kota Inklusi. Itu menjadi tujuan kami ke depan,” tambah Ikra.

Ia menjelaskan, melalui program Yayasan Satu Nama, pihaknya ingin memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan YASMI Sulawesi untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan kota inklusif.

Baca Juga : Munafri Genjot Urban Farming dari Lorong ke Kota, Targetkan Makassar Mandiri Pangan

“Salah satu fokus yang saat ini didorong adalah revisi Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas Kota Makassar,” terangnya.

Ikra menyebutkan bahwa Perda Disabilitas Nomor 6 Tahun 2013 sudah tidak lagi sinkron dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, sehingga pembaruan regulasi menjadi kebutuhan mendesak. Dorongan revisi ini juga telah disampaikan kepada DPRD Kota Makassar.

“Kemarin kami sudah bertemu dengan Ketua DPRD, dan beliau sangat mendukung revisi Perda tersebut,” tegasnya.

Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar: Direksi Baru PDAM Tancap Gas, Distribusi Dikebut Jelang Kemarau

Perayaan HDI nanti akan melibatkan seluruh kelompok disabilitas di Kota Makassar, mencakup lima kategori: disabilitas fisik, netra, tunarungu, intelektual, dan tunawicara. Rangkaian kegiatan meliputi deklarasi, pentas seni, pasar murah, serta pameran UMKM dari komunitas disabilitas.

Pameran tersebut akan menampilkan berbagai hasil kreativitas, mulai dari batik cifur, tas handmade, kain perca, hingga produk daur ulang seperti tas berbahan plastik kresek.

Ikra berharap kehadiran Wali Kota Makassar bukan hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga membuka ruang lebih luas untuk mengubah stigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Panggung Nasional, Pembukaan MTQ KORPRI 2026 Ditarget Spektakuler di Karebosi

Ia menegaskan bahwa perubahan stigma dan pemahaman publik merupakan bagian penting dalam mewujudkan kota inklusif sesuai visi pemerintahan Wali Kota Munafri Arifuddin.

“Kehadiran Bapak Wali di HDI nanti kami harapkan mampu memberikan perspektif yang mengubah stigma masyarakat bahwa disabilitas adalah bagian dari kesetaraan,” ungkapnya.

“Tidak ada perbedaan antara warga non-disabilitas dan disabilitas. Teman-teman yang menggunakan kursi roda maupun warga yang berjalan normal, semuanya setara,” lanjutnya.

Diketahui, Yayasan Satu Nama bersama YASMI Sulawesi selama ini terus mendampingi komunitas disabilitas di Kota Makassar secara berkelanjutan. Mereka berkomitmen memastikan suara dan kebutuhan kelompok rentan masuk dalam pembangunan kota, menuju Makassar yang lebih adil, ramah, dan setara.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif komunitas disabilitas yang terus mendorong Makassar menjadi kota ramah dan setara.

Munafri menegaskan bahwa Pemkot Makassar bertekad kuat membangun kota yang memberikan ruang adil bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

“Kota inklusif bukan hanya slogan, tetapi prinsip pembangunan yang harus diwujudkan. Pemkot Makassar berkomitmen memberi ruang, akses, dan kesempatan yang sama bagi semua,” ujarnya.

Ia juga menyambut baik usulan agenda dan Deklarasi Kota Inklusi pada perayaan HDI 2025. Menurutnya, peran komunitas disabilitas sangat penting karena merekalah yang paling memahami kebutuhan dan hambatan di lapangan.

“Kami memastikan Pemkot Makassar terbuka untuk kolaborasi, termasuk dalam pembahasan revisi Perda Disabilitas bersama DPRD,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Makassar inklusi #komunitas disabilitas Makassar #Deklarasi Kota Inklusi #HDI 2025 Makassar #Munafri Arifuddin #YASMI Sulawesi #Yayasan Satu Nama #Perda Disabilitas Makassar
Youtube Jejakfakta.com