Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen memposisikan diri sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya menjaga harmonisasi sosial sebagai fondasi utama pembangunan kota yang inklusif dan damai.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Munafri saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Klasis Makassar Timur, yang digelar di Jalan Perintis Kemerdekaan IV, Jumat (12/12/2025) malam.
Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar
Suasana hangat, riuh, dan penuh keharuan menyambut kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar itu. Kehadirannya bukan hanya sebagai tamu kepala daerah, tetapi juga menjadi simbol kuat komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam merawat keberagaman.
Munafri, selama memimpin Kota Makassar, dikenal sebagai sosok yang konsisten menjaga harmonisasi antarumat beragama. Komitmen tersebut turut mengantarkan Makassar meraih Harmony Award 2025 untuk kategori Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sebuah pencapaian bersejarah bagi kota ini.
“Pada momentum perayaan Natal ini, saya kembali mengajak kita semua untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, serta moderasi antarumat beragama sebagai pilar utama kehidupan Kota Makassar,” ujar Munafri, yang akrab disapa Appi.
Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur
Orang nomor satu di Kota Makassar ini juga menyampaikan rasa bangganya dapat hadir dan bekerja sama dengan jemaat PKBGT pada perayaan tersebut.
Menurutnya, kebersamaan seperti ini mencerminkan bagaimana masyarakat Makassar terus berupaya hidup dalam suasana aman dan saling menghargai.
“Ini memberikan gambaran bagaimana kita harus hidup aman dan menjalin hubungan yang harmonis. Konflik sosial jangan sampai muncul karena gesekan yang tidak perlu, sebab hal itu akan berdampak pada kita semua,” ujarnya.
Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi
Ketua IKA FH Unhas ini kemudian mengingatkan kembali komitmennya sejak awal memimpin Kota Makassar, bahwa hubungan antar komunitas, khususnya di kawasan permukiman, harus memberi pengaruh positif terhadap penguatan ekonomi, kolaborasi, dan persaudaraan.
Ia juga menyinggung perjalanannya menuju lokasi acara yang cukup jauh dari pintu masuk kawasan. Menurutnya, hal tersebut justru menjadi gambaran positif tentang kuatnya daya tarik serta kedekatan komunitas gereja dengan masyarakat sekitar.
“Ini memberikan gambaran bahwa kelompok gereja, khususnya yang berada di kawasan permukiman, memiliki hubungan yang semakin baik dengan lingkungan sekitar,” tuturnya.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan
“Dan tentu hubungan ini memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di kawasan tersebut,” sambung politisi Partai Golkar itu.
Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama Kota Makassar. Ia menilai kemampuan masyarakat menjaga harmoni menjadi modal besar hingga akhirnya Makassar meraih Harmony Award 2025 dari pemerintah pusat.
“Dengan keberagaman yang dimiliki warga Makassar, kita mampu menjaga kehidupan sosial dengan baik. Ini membuat kita terus memelihara hubungan tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan,” jelasnya.
Baca Juga : Resmi Dibuka, O2SN dan GSI 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Muda Makassar
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini Kota Makassar meraih Harmony Award. Artinya, toleransi dan kebersamaan di Makassar bukan sekadar seremonial, tetapi benar-benar hidup dan nyata di tengah perbedaan,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Apakah ini hasil kerja wali kota saja? Atau tokoh agama saja? Tidak. Ini adalah hasil kerja kita bersama yang memberikan dampak bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Munafri juga menekankan pentingnya menjunjung nilai kesetaraan, kesehatan sosial, serta menghargai kelebihan masing-masing kelompok tanpa saling mengganggu.
“Kita menyadari bahwa persaudaraan tidak memiliki batas, dan keberagaman justru memperkuat fondasi kehidupan bersama,” katanya.
Di penghujung sambutan, Munafri mengajak seluruh jemaat dan masyarakat Makassar untuk terus menumbuhkan pikiran positif serta menjaga harmonisasi dalam setiap perbedaan.
“Jangan karena perbedaan, kita mengabaikan kesalahan kecil yang bisa memicu masalah besar,” pesannya.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat merayakan Natal. Terima kasih atas komitmen bersama dalam menjaga harmonisasi di Kota Makassar tercinta,” tutup Appi, disambut aplaus meriah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




