Senin, 15 Desember 2025 13:37

Buka Raker FKUB, Wali Kota Makassar Tekankan Peran FKUB Jaga Stabilitas Sosial

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka Rapat Kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar dengan tema “Memperkuat Ekosistem dan Pemajuan Kebijakan Inklusif Daerah” di Hotel Sultan Alauddin, Senin (15/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka Rapat Kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar dengan tema “Memperkuat Ekosistem dan Pemajuan Kebijakan Inklusif Daerah” di Hotel Sultan Alauddin, Senin (15/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri Arifuddin dorong FKUB miliki media untuk tangkal hoaks keagamaan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama stabilitas sosial sekaligus iklim investasi daerah.

Hal itu disampaikan Munafri saat membuka Rapat Kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar dengan tema “Memperkuat Ekosistem dan Pemajuan Kebijakan Inklusif Daerah” di Hotel Sultan Alauddin, Senin (15/12/2025).

Dalam arahannya, Munafri terlebih dahulu mengapresiasi FKUB Kota Makassar atas capaian Harmony Award yang berhasil diraih baru-baru ini.

Baca Juga : Muscab FKPPI Gowa, Bupati Husniah Tekankan Soliditas dan Peran Strategis Jaga Stabilitas Daerah

Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata dari kerja kolektif seluruh elemen lintas agama dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman Kota Makassar.

“Meraih itu lebih mudah daripada mempertahankan. Tantangan kita ke depan justru lebih besar. Harmony Award ini harus kita jaga dengan kerja nyata di tengah masyarakat,” tegas Munafri.

Ia mengakui, terlepas dari Harmony Award yang diperoleh, persoalan sosial dan keagamaan tetap ada, namun dapat diredam berkat kekompakan dan kebersamaan antarumat beragama.

Baca Juga : Ramadan dan Cap Go Meh Beririsan, Makassar Luncurkan 5 Kelurahan Sadar Kerukunan

Oleh karena itu, FKUB Kota Makassar memiliki peran strategis sebagai ruang dialog sekaligus penyangga stabilitas sosial di kota ini.

Pada kesempatan yang sama, Munafri mendorong gagasan program doa bersama lintas agama yang digelar secara rutin setiap bulan dengan sistem tuan rumah bergilir dari setiap agama.

Ia menekankan bahwa menjaga harmoni tidak hanya dilakukan melalui kegiatan sosial, tetapi juga melalui pendekatan spiritual.

Baca Juga : Ramadhan, Toleransi, dan Motivasi

“Kita harus perlihatkan bahwa kota ini benar-benar ingin aman, tenteram, dan damai. Bukan hanya lewat kegiatan lapangan, tapi juga lewat doa-doa bersama,” katanya.

Dalam aspek penguatan kelembagaan, Munafri mendorong FKUB memiliki saluran komunikasi resmi, termasuk media portal sendiri. Ia menilai hal ini penting untuk menangkal hoaks, isu provokatif, dan upaya adu domba yang kerap memanfaatkan isu keagamaan.

“Kalau ada persoalan, harus ada corong resmi. Kalau keluar dari media FKUB, itu berarti pernyataan resmi,” jelasnya.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Hadiri Imlek Bersama, Tegaskan Kebersamaan Jaga Makassar

Lebih jauh, Munafri menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam memperkuat kerangka regulasi keberagaman. Ia memastikan inisiasi Peraturan Daerah (Perda) tentang keberagaman akan mulai disiapkan tahun depan, diawali dengan penguatan regulasi melalui keputusan atau surat keputusan wali kota.

“Kalau kita tidak mulai, ini tidak akan pernah ada. Regulasi yang kuat adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga kerukunan,” tegasnya.

Munafri berharap rapat kerja FKUB mampu melahirkan program-program konkret yang menempatkan nilai toleransi dan harmoni sebagai puncak praktik kehidupan bermasyarakat di Kota Makassar.

Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun 2026

Rapat kerja tersebut turut dihadiri Direktur Setara Institute Jakarta, Halili Hasan secara daring, Kepala Kemenag Makassar, Muhammad, Kepala Tim Layanan dan Pengembangan Usaha RRI Makassar, Yusra, jajaran Forkopimda, kepala SKPD Kota Makassar, serta tokoh lintas agama Kota Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#FKUB Makassar #Stabilitas Sosial #kerukunan umat beragama #Harmony Award #Doa Lintas Agama #media FKUB #regulasi keberagaman #Toleransi
Youtube Jejakfakta.com