Kamis, 18 Desember 2025 14:01

Munafri Tekankan Indeks Pembangunan Pemuda, Dorong Pembangunan Lewat MCH

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Launching Buku “Tumbuh dan Bergerak: Catatan Perjalanan Mengukur Indeks Pembangunan Pemuda di Kota Makassar”, dalam rangka pembaruan perhitungan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar di Novotel Makassar, Kamis (18/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Launching Buku “Tumbuh dan Bergerak: Catatan Perjalanan Mengukur Indeks Pembangunan Pemuda di Kota Makassar”, dalam rangka pembaruan perhitungan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar di Novotel Makassar, Kamis (18/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Munafri: Pembangunan kepemudaan harus berdampak nyata.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembangunan kepemudaan harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan langsung oleh anak muda.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Launching Buku “Tumbuh dan Bergerak: Catatan Perjalanan Mengukur Indeks Pembangunan Pemuda di Kota Makassar”, dalam rangka pembaruan perhitungan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar.

Kegiatan yang digelar oleh Dispora Kota Makassar ini berlangsung di Novotel Makassar, Kamis (18/12/2025). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, akademisi, komunitas kepemudaan, serta para pemangku kepentingan yang selama ini terlibat dalam pembangunan sektor kepemudaan di Kota Makassar.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Paparkan Transformasi Smart City di ASCN Annual Meeting 2026 Banyuwangi

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menekankan bahwa berbicara tentang kepemudaan pada hakikatnya adalah membicarakan dampak dari setiap kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah.

Ia menyampaikan bahwa setiap langkah yang dilakukan saat ini harus memberikan manfaat langsung bagi pengembangan potensi pemuda.

“Bicara tentang kepemudaan, muaranya adalah apakah yang sudah kita lakukan hari ini memiliki dampak,” ujarnya.

Baca Juga : Auditor KONI Makassar Siap Tempuh Jalur Hukum, Minta APAK dan GRH Tak Seret Nama Wali Kota Soal Dana Hibah

“Sama halnya dengan apa yang dilakukan pemerintah, apakah pendekatan yang kita lakukan benar-benar berdampak,” tambah Munafri.

Ia menjelaskan bahwa hasil penghitungan Indeks Pembangunan Pemuda menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program kepemudaan yang selama ini dijalankan telah memberikan pengaruh positif terhadap aktivitas dan partisipasi pemuda di Kota Makassar.

“Salah satu contoh nyata dari kebijakan yang berdampak tersebut adalah kehadiran Makassar Creative Hub (MCH),” tutur Munafri.

Baca Juga : Ketua KONI Makassar Tegaskan Hibah Rp15 Miliar Sah, Disahkan DPRD dan Siap Diaudit

Menurutnya, MCH tidak dibangun sekadar sebagai bangunan simbolik, melainkan melalui berbagai kajian yang bertujuan merespons kebutuhan dan aspirasi anak muda.

“MCH ini hadir melalui kajian yang matang untuk menjawab apa yang menjadi keinginan anak muda di Kota Makassar. Hingga saat ini, sudah puluhan ribu masyarakat yang memanfaatkan fasilitas ini,” ungkapnya.

Munafri yang akrab disapa Appi menambahkan bahwa MCH telah menjadi ruang strategis bagi pemuda untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan (upgrading skill). Tidak hanya menjadi wadah kegiatan lokal, MCH juga telah menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional hingga internasional.

Baca Juga : Hari Ini Musda Golkar Sulsel Dibuka Bahlil, IAS Hampir Pasti Terpilih Aklamasi

Ia juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperluas akses ruang kreatif bagi generasi muda. Pada tahun ini, MCH telah bertambah satu lokasi di Jalan Nusantara.

Ke depan, Pemkot Makassar berencana menambah dua MCH baru pada tahun 2026 dan empat MCH tambahan pada tahun 2027.

“Kabar gembiranya, seluruh MCH yang digunakan oleh anak muda ini diberikan secara gratis,” tuturnya.

Baca Juga : Sekda Makassar Buka Alur Hibah KONI Rp15 Miliar, Tegaskan Seluruh Proses Sesuai Regulasi

Hal tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah agar anak muda tidak terhambat oleh keterbatasan akses dan fasilitas.

Lebih lanjut, Munafri menekankan bahwa pembangunan kepemudaan tidak hanya berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga harus menyentuh aspek pemberdayaan.

Ia menilai penting bagi pemerintah untuk melibatkan pemuda secara aktif dalam struktur dan proses pembangunan daerah.

“Hal penting lainnya adalah bagaimana proses pemberdayaan itu bisa berjalan, bagaimana pemuda dilibatkan dalam struktur pembangunan dan diberikan ruang untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan Kota Makassar,” tegasnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, Munafri berharap Kota Makassar dapat melahirkan generasi muda yang berdaya, mandiri, serta mampu menjadi penggerak utama pembangunan daerah.

“Pada intinya, kita berharap akan lahir pemuda-pemuda yang berdaya, yang tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi subjek dan pelaku utama pembangunan Kota Makassar,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Indeks Pembangunan Pemuda #IPP Makassar #Makassar Creative Hub #MCH Makassar #pembangunan pemuda #Dispora Makassar
Youtube Jejakfakta.com