Jejakfakta.com - PANGKEP -Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Muhammad Yusran Lalogau, menghadiri perayaan Natal bersama Badan Kerja Sama Umat Kristiani Kabupaten Pangkep (BKS-UKPK) di Ruang Pola Kantor Daerah, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati, pimpinan OPD, unsur Forkopimda, Ketua FKUB, serta umat Kristiani di Pangkep.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menyampaikan ucapan selamat Natal dan berharap momentum ini dapat memperkuat kebersamaan dalam keluarga serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak. “Melalui momen Natal ini, saya berharap kegiatan keagamaan tetap terus berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda agar tetap taat dan beriman,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan sosial Natal seperti anjangsana ke panti asuhan yang dilakukan panitia, sebagai bentuk kepedulian. Bupati mengajak seluruh masyarakat Pangkep untuk terus menjaga kebersamaan lintas umat beragama dan memperkuat kolaborasi. “Tidak ada yang eksklusif. Semua agama harus terus bersinergi dan hidup rukun demi menjaga kedamaian di Kabupaten Pangkep,” tambahnya.
Baca Juga : Bupati Yusran Serahkan Dua Kapal Laut untuk Maksimalkan Layanan Kesehatan di Kepulauan Pangkep
Selain itu, Bupati mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dengan menjaga lingkungan masing-masing.
Ketua BKS-UKPK, Symon Salea, menyampaikan apresiasi atas dukungan besar dari Pemerintah Kabupaten, Bupati, dan Forkopimda. "Secara hitungan kami sedikit. Tapi, kami merasa tidak sedikit. Luar biasa dukungan keluarga di Pangkep," katanya.
Ia berharap toleransi dan keharmonisan yang terjalin selama ini tetap terpelihara. "Harapan kami, kondisi ini tetap terjalin, tidak ada sekat, dan toleransi tetap berjalan terus," ujar Symon.
Baca Juga : Teken Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas 2026, Yusran: Target Harus Terukur dan Berbasis Angka
Acara ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dan masyarakat Pangkep dalam merawat kerukunan umat beragama serta memperkuat kebersamaan sosial di daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




