Jejakfakta.com, GOWA — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gowa menggelar Sosialisasi Pengisian Formulir Reviu Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara virtual. Kegiatan ini berlangsung di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/1/2026).
Pelaksana Tugas Kepala DiskominfoSP Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait tata cara pengisian formulir survei SPBE sesuai ketentuan dari Digitama, selaku pendamping penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE Kabupaten Gowa.

Ia menjelaskan, data hasil survei tersebut akan menjadi instrumen utama dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa, sekaligus menggambarkan kondisi eksisting implementasi SPBE di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Baca Juga : Pemkab Gowa Pertahankan Tradisi Transparansi, Raih Opini WTP Ke-14 dari BPK RI
“Data survei ini akan memotret aspek layanan, aplikasi, infrastruktur, tata kelola, serta data dan informasi yang saat ini diterapkan di masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andi Tenriwati menegaskan bahwa pengisian formulir survei SPBE sangat penting untuk menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam perencanaan kebijakan.
“Kami mengharapkan data yang disampaikan benar-benar sesuai kondisi riil di masing-masing OPD, lengkap, konsisten, serta selaras dengan tugas dan fungsi perangkat daerah dan dokumen perencanaan yang dimiliki,” jelasnya.
Baca Juga : Husniah Talenrang Datangi BBPJN Sulsel, Pastikan Usulan Jalan Prioritas Gowa Masuk Program Nasional
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 terjadi penetapan ulang atau zeroing indeks SPBE secara nasional. Kabupaten Gowa yang sebelumnya meraih indeks SPBE sebesar 3,62 pada tahun 2024, akan kembali memulai penilaian dari angka nol mengikuti sistem penilaian terbaru.
“Target kita tetap sejalan dengan target nasional, yakni mencapai indeks SPBE 1,6 pada tahun 2026,” tambahnya.
Melalui proses pengumpulan dan validasi data SPBE ini, ia berharap seluruh SKPD dapat berpartisipasi aktif sehingga Kabupaten Gowa mampu menjadi daerah strategis dalam mewujudkan Pemerintahan Digital (PEMDI) yang terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik berbasis teknologi.
Baca Juga : Pemkab Gowa Gandeng Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum untuk Kawal Pembangunan dan Tingkatkan PAD
“Transformasi digital diharapkan mampu meningkatkan kinerja birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data, serta menjadi fondasi bagi terwujudnya pemerintahan digital yang adaptif dan inovatif di Kabupaten Gowa,” pungkasnya.
Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh Kepala Sub Bagian Perencanaan lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, perwakilan Kecamatan Somba Opu, serta menghadirkan pemateri Mahardika dari Digitama. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




