Senin, 02 Februari 2026 17:20

Kuota Haji Gowa Melonjak Tajam, 1.419 JCH Ikuti Manasik Terintegrasi Jelang 2026

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Bimbingan Manasik Jamaah Calon Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Gowa, di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (2/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Bimbingan Manasik Jamaah Calon Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Gowa, di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (2/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Biaya haji tahun 2026 mengalami penurunan, dari sekitar Rp91 juta pada 2025 menjadi Rp89 juta.

Jejakfakta.com, GOWA — Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Gowa. Jumlah Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 1447 H / 2026 M melonjak signifikan hingga 1.419 orang, jauh di atas kuota tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar 500–600 jamaah.

Lonjakan kuota ini ditandai dengan dibukanya Bimbingan Manasik Jamaah Calon Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Gowa, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (2/2/2026).

Dalam sambutannya, Darmawangsyah menyebut peningkatan kuota tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat hingga daerah kepada masyarakat Gowa.

Baca Juga : 133 CJH Pangkep Ikuti Manasik, Diberangkatkan 8 Mei 2026

“Ini adalah anugerah sekaligus amanah. Semoga kuota ini bisa terus kita pertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang,” ujarnya.

Tak hanya soal kuota, Pemerintah Kabupaten Gowa juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan jamaah, salah satunya dengan menyiapkan fasilitas transportasi bus pemberangkatan demi menjamin ketertiban dan kenyamanan jamaah sejak dari daerah.

“Pelayanan kepada jamaah adalah prioritas. Sinergi antara Pemkab Gowa, Kementerian Haji dan Umrah, serta Kemenag Gowa harus terus kita jaga,” tegas Darmawangsyah.

Baca Juga : KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Ia juga mengingatkan para jamaah agar mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, kekompakan, serta meluruskan niat demi meraih haji yang mabrur.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri, menjelaskan bahwa manasik akan digelar sebanyak lima kali, terdiri dari satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.

Untuk memaksimalkan pendampingan, wilayah Gowa dibagi menjadi lima zona, dengan pembimbing haji bersertifikat profesional.

Baca Juga : Momentum HAB Ke-80, Pemkab Gowa Serahkan Sertifikat Hibah Pembangunan Kantor Haji dan Umrah

“Jadwal manasik kecamatan menyesuaikan kondisi jamaah agar materi benar-benar terserap dengan baik,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemberangkatan jamaah dijadwalkan mulai pertengahan April 2026, dengan jamaah Gowa diperkirakan masuk kloter kelima ke atas.

Di sisi lain, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Ismail, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Gowa atas hibah lahan untuk pembangunan kantor layanan haji dan umrah.

Baca Juga : Lepas 1.165 JCH Asal Makassar, Munafri Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

“Ini menjadi amal jariyah dan bentuk dukungan nyata Pemda Gowa terhadap pelayanan haji,” ungkapnya.

Iqbal juga menyoroti kebijakan baru pemerintah pusat terkait penentuan kuota haji berbasis waiting list, dengan masa tunggu mencapai sekitar 26 tahun. Kabar baiknya, biaya haji tahun 2026 mengalami penurunan, dari sekitar Rp91 juta pada 2025 menjadi Rp89 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Haji Gowa 2026 #JCH Gowa #manasik haji #Kuota Haji #Biaya Haji 2026 #Kemenag Gowa #Haji Sulsel
Youtube Jejakfakta.com