Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Aktivitas pertambangan PT Vale Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya kasus kebocoran pipa minyak HSPO mencemari sungai, kini insiden baru terjadi di area plant site perusahaan tersebut. Sebuah jembatan di gate satu amblas usai ditabrak alat berat beserta kendaraan pengangkutnya.
Peristiwa ini berdampak serius pada mobilitas warga. Akses utama Sorowako–Malili terpaksa ditutup total, menyebabkan antrian panjang kendaraan dari kedua arah. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang setiap hari digunakan masyarakat untuk keperluan kerja, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Salah seorang warga, Alif Sunarko, yang terjebak antrean panjang mengaku sangat dirugikan akibat penutupan jalan tanpa solusi cepat dari pihak perusahaan.
Baca Juga : Tiga Rumah Hangus di Angkona, Wabup Puspawati Pastikan Korban Dapat Bantuan
“Kami sangat terganggu. Banyak warga yang mau ke rumah sakit dan urusan penting lainnya tapi tidak bisa melintas. Padahal PT Vale punya jalan alternatif dari gate 6 ke Gunung Batu, tapi tidak dibuka untuk umum,” ujar Alif.
Jembatan plant site amblas usai ditabrak alat berat, Minggu (8/2/2026). Akses utama Sorowako–Malili terpaksa ditutup total. @Jejakfakta/dok. Istimewa
Pantauan saksi mata, sekitar pukul 09.23 Wita, Minggu (8/2/2026) menunjukkan jembatan plant site masih dalam kondisi rusak dan belum bisa dilalui. Di sisi lain, PT Vale disebut tengah melakukan perbaikan serta pembuatan jalur alternatif, namun belum jelas kapan akses tersebut benar-benar bisa digunakan oleh masyarakat.
Baca Juga : Festival Literasi Lutim 2026, Ribuan Anak Diajak Jatuh Cinta pada Buku Sejak Dini
Insiden ini memunculkan pertanyaan serius soal standar keselamatan operasional dan tanggung jawab sosial perusahaan, terutama ketika dampak kecelakaan kerja langsung dirasakan oleh warga di sekitar wilayah tambang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Vale Indonesia terkait penyebab pasti amblasnya jembatan maupun kebijakan pembukaan jalur alternatif bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




