Senin, 09 Februari 2026 16:33

Mentan Pastikan Stok Pangan Strategis Aman Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Editor : Editor JF
Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (3/2/2026). @jejakfaktacom/Dok. Kementan RI
Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (3/2/2026). @jejakfaktacom/Dok. Kementan RI

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjamin ketahanan pangan nasional dan mencegah gejolak harga selama periode permintaan tinggi menjelang hari raya.

Jejakfakta.com - JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kondisi produksi, pasokan, dan stok pangan strategis nasional dalam keadaan cukup dan aman untuk menghadapi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah hingga Hari Raya Idul Fitri 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (3/2/2026).

“Proyeksi produksi pangan strategis nasional guna memastikan kecukupan pasokan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, sekaligus menggambarkan kondisi harga komoditas pangan di tingkat produsen,” ujar Mentan Amran.

Mentan menyebutkan sejumlah komoditas utama, seperti beras, jagung, bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng, dipastikan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri. Sementara itu, komoditas seperti kedelai, bawang putih, daging sapi, dan gula konsumsi akan dipenuhi melalui kombinasi produksi dalam negeri dan impor yang dijaga stabilitasnya.

Baca Juga : Buka Puasa Bersama di Makassar, Kepala BPOM RI Apresiasi Kiprah Aliyah Mustika Ilham

“Kami terus melakukan antisipasi Ramadhan dan Idul Fitri melalui penghitungan prognosa pangan strategis serta pemantauan harga secara intensif. Hingga akhir Maret 2026, stok seluruh komoditas pangan strategis dalam kondisi cukup,” jelas Mentan Amran.

Khusus untuk beras, Mentan Amran menegaskan kondisi nasional sangat terkendali. Perhitungan neraca beras periode Ramadhan menunjukkan:

- Stok awal: 11,61 juta ton

Baca Juga : “Mengetuk Langit Setiap Pagi”; MAN Pinrang Istikamah Menjaga Tradisi melalui Zikir Harian

- Produksi: 7,98 juta ton

- Kebutuhan: 5,12 juta ton

- Surplus: 14,48 juta ton

Baca Juga : Bupati Pangkep Hadiri Yatim Ramadan Fest 1447 H, Berbagi Kebahagiaan dengan 200 Anak Yatim

Stok beras nasional per Januari 2026 tercatat 3,34 juta ton, yang dinilai sangat memadai untuk menjaga stabilitas hingga Idul Fitri.

Mentan juga menyampaikan berbagai upaya yang dilakukan, antara lain:

- Hilirisasi sektor perunggasan dengan membangun 30 unit industri ayam melalui pendanaan Danantara.

Baca Juga : Safari Ramadan di Bulu Tellue, Bupati Pangkep Ajak Warga Peduli Pendidikan Anak

- Penguatan UMKM dan peternak melalui dukungan APBN dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

- Pengamanan produksi di musim hujan dan panen raya.

- Distribusi pasokan dari wilayah surplus ke wilayah defisit.

Baca Juga : Pemkab Pangkep Hadirkan Pasar Takjil Ramadan, Dorong UMKM Naik Kelas

- Monitoring harga harian melalui early warning system.

- Koordinasi intensif dengan pelaku usaha dan BUMN/BUMD pangan.

- Pelaksanaan operasi pasar dan pengawasan bersama Satgas Pangan.

“Dengan kondisi pasokan yang memadai serta langkah pengamanan yang terus kami lakukan, kami optimis ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat terjaga dengan baik, sekaligus tetap melindungi petani dan peternak nasional,” tegas Mentan Amran.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjamin ketahanan pangan nasional dan mencegah gejolak harga selama periode permintaan tinggi menjelang hari raya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Amran Sulaiman #Menteri Pertanian #Pangan #Ramadan #Hari Raya
Youtube Jejakfakta.com