Rabu, 18 Februari 2026 22:22

Jaga Ramadan Aman dan Kondusif, Munafri Arifuddin Larang Konvoi dan Sahur On The Road

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ilustrasi. Pemerintah Kota Makassar melarang kegiatan konvoi kendaraan dan sahur on the road selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ilustrasi. Pemerintah Kota Makassar melarang kegiatan konvoi kendaraan dan sahur on the road selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah, tetapi juga periode yang membutuhkan perhatian ekstra terhadap dinamika sosial masyarakat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melarang kegiatan konvoi kendaraan dan sahur on the road selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Larangan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, demi menjaga ketertiban umum, keselamatan masyarakat, dan kekhusyukan ibadah.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menyatakan dukungannya terhadap imbauan Kapolrestabes Makassar terkait pelarangan sahur on the road. Ia menilai kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan risiko keselamatan di jalan raya.

“Iya, saya juga imbau tidak usah ada sahur on the road. Lebih bagus sudah sahur, sholat subuh, mengaji sedikit, lalu pulang dari masjid,” tegasnya di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada

Selain sahur on the road, Appi juga melarang konvoi kendaraan yang dilakukan secara beramai-ramai di jalan umum. Menurutnya, aktivitas tersebut kerap mengganggu pengguna jalan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika pengendara tidak mematuhi aturan keselamatan seperti penggunaan helm.

“Janganlah konvoi. Itu mengganggu pengguna jalan lain. Saling jaga keselamatan, apalagi kalau ramai-ramai dan tidak pakai helm. Itu tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Baca Juga : Menuju 10 Besar, 68 Kandidat Rebut Kursi Komisioner BAZNAS Makassar

Munafri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan. Ia meminta jajaran pemerintahan mulai dari RT/RW, lurah, camat, hingga Satpol PP untuk memperkuat koordinasi bersama unsur TNI dan Polri.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah, tetapi juga periode yang membutuhkan perhatian ekstra terhadap dinamika sosial masyarakat. Aktivitas warga yang meningkat, seperti ibadah malam, pasar tumpah, hingga potensi gangguan ketertiban umum, harus diantisipasi secara terukur dan humanis.

“Peran aparatur kewilayahan menjadi garda terdepan dalam memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tuturnya.

Baca Juga : Efisiensi BBM Jadi Aksi Nyata, Appi Gowes Pagi Pantau Kebersihan Tiga Kecamatan di Makassar

Ia menambahkan, pengawasan selama Ramadan tidak semata-mata mengedepankan penindakan, melainkan juga pendekatan persuasif dan preventif. RT/RW diharapkan aktif memetakan potensi kerawanan di lingkungan masing-masing, sementara lurah dan camat memperkuat respons cepat terhadap laporan warga.

Satpol PP bersama TNI-Polri, lanjutnya, diharapkan menjalankan penegakan aturan secara tegas namun tetap mengedepankan kearifan lokal.

Ajak Warga Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru, Pilih Gunakan Kendaraan Lama

Appi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah serta mempererat kebersamaan. Ia optimistis, dengan komunikasi dan kolaborasi yang solid, Ramadan di Makassar dapat berlangsung tertib dan damai.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta menjadikan Ramadan sebagai momentum menciptakan suasana kota yang aman dan kondusif,” katanya.

Terkait aktivitas pribadi, Munafri menyebut kegiatan Ramadan tahun ini dijalaninya seperti biasa. Ia mengaku akan menghabiskan hari pertama puasa bersama keluarga sebelum menjalani agenda keliling selama Ramadan.

Baca Juga : Dubes Finlandia Bahas Kerja Sama Infrastruktur Cerdas dengan Wali Kota Makassar

Untuk menu sahur, ia memilih pola makan sederhana. “Kalau sahur cukup kurma dan air putih. Kalau buka, ya standar saja,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Ramadan 2026 #sahur on the road #Konvoi Ramadan #Pemkot Makassar #larangan konvoi #Keamanan Makassar
Youtube Jejakfakta.com