Jejakfakta.com, MAKASSAR – Momentum Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi lebih dari sekadar tradisi silaturahmi. Forum ini menjelma sebagai ruang strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan demi mendorong pembangunan yang inklusif.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri langsung Forum Silaturahmi Syawalan yang berlangsung di Halaman Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, Sabtu (28/3/2026).

Turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan Hikmah Syawalan sekaligus meresmikan Klinik Utama MPKU PWM Sulsel.
Baca Juga : Lari, Gowes, hingga Lapor Jalan Rusak Bisa Dapat Hadiah dari Pemkot Makassar
Sejumlah tokoh penting juga tampak hadir, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta Ketua PWM Sulsel, Ambo Asse, bersama kepala daerah se-Sulsel.
Munafri menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah. Menurutnya, kolaborasi yang erat akan memberikan dampak besar terhadap pembangunan daerah.
“Pemerintah Kota Makassar tentu sangat berharap Muhammadiyah terus tumbuh menjadi organisasi yang tidak hanya memberi manfaat bagi internalnya, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga : Lantik 167 PNS Makassar, Munafri Tekankan ASN Baru Harus Kerja Nyata Bukan Cari Aman
Ia menegaskan, kontribusi Muhammadiyah selama ini telah terlihat nyata melalui peran kader di berbagai sektor, khususnya pendidikan dan kesehatan, yang sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi pemerintah kepada Muhammadiyah atas konsistensinya mendukung program nasional.
“Kami menyampaikan salam dari Presiden kepada warga Persyarikatan Muhammadiyah yang selama ini telah mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.
Baca Juga : Kecamatan Ujung Pandang Gerak Cepat Bersihkan Sampah di Pantai Losari Makassar
Menurutnya, amal usaha Muhammadiyah menjadi kekuatan penting dalam pembangunan nasional, sekaligus memperkuat nilai ukhuwah dan kebersamaan pasca-Ramadan melalui tradisi Syawalan.
Ketua PWM Sulsel, Ambo Asse, menambahkan bahwa forum ini merupakan ruang untuk meneguhkan persaudaraan sekaligus menguatkan semangat dalam menggerakkan amal usaha Muhammadiyah.
Ia juga memperkenalkan Klinik Utama MPKU PWM Sulsel yang diresmikan sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Beri Motivasi Delegasi Paskibraka 2026: “Kalian Duta Terbaik Kota Makassar”
“Ini menjadi momentum silaturahmi bagi kita semua untuk saling memberi semangat dalam menggerakkan amal usaha dan Persyarikatan Muhammadiyah, serta terus berkontribusi dalam membangun masyarakat,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




