Jumat, 03 April 2026 22:09

Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Open Dumping ke Sanitary Landfill

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin rapat evaluasi program persampahan di Rumah Jabatan Wali Kota,  Jumat (3/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin rapat evaluasi program persampahan di Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (3/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri Arifuddin evaluasi total pengelolaan sampah Makassar, dorong peralihan open dumping ke sanitary landfill serta percepatan program PSEL dan PLTSa.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, seakan tak mengenal hari libur.

Di saat sebagian besar instansi memilih beristirahat, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur.

Fokusnya jelas: tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan menyelesaikannya secara cepat dan sistematis demi menjaga kualitas layanan publik.

Baca Juga : Dari Gunungan Sampah Menuju Kawasan Bernilai, TPA Antang Disulap Jadi Sanitary Landfill Modern

Komitmen tersebut terlihat pada Jumat (3/4/2026), ketika Makassar masih dalam suasana libur. Namun, aktivitas di Rumah Jabatan Wali Kota (Anging Mamiri) justru berlangsung intens.

Munafri memimpin langsung rapat strategis bersama jajaran kepala SKPD lingkup Pemkot Makassar, dengan fokus utama pada penanganan sampah serta perumusan solusi jangka panjang.

Usai rapat, Munafri menegaskan bahwa pelaksanaan koordinasi terkait Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan amanah pemerintah pusat yang harus dijalankan secara serius dan berkelanjutan.

Baca Juga : Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Dorong Toleransi dan Pembinaan Karakter Generasi Muda di Makassar

Menurutnya, komitmen tersebut tidak mengenal waktu, termasuk pada hari libur. Ia menekankan bahwa percepatan program strategis seperti PSEL atau PLTSa membutuhkan konsistensi dan kerja aktif dari seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Di hari libur pun kita tetap bekerja. Tadi kita membahas hal-hal penting, termasuk koordinasi PSEL di Kota Makassar,” tegas Munafri.

Ia menambahkan, program PSEL bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah kota yang semakin kompleks.

Baca Juga : Munafri Siapkan Road Map Makassar Bebas Asap Rokok, Generasi Muda Jadi Prioritas Perlindungan

Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.

Langkah ini menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, tidak lagi dipandang sebagai isu rutin semata, melainkan menjadi prioritas utama yang membutuhkan kerja cepat, kolaboratif, dan konsisten, bahkan di luar hari kerja formal.

Lebih lanjut, Appi menegaskan bahwa transformasi sistem pengelolaan sampah di Makassar menjadi prioritas utama pemerintah kota, mulai dari tingkat SKPD hingga camat dan lurah.

Baca Juga : Produksi Sampah Capai 1.036 Ton per Hari, Pemkot Siapkan Reward dan Punishment untuk Dorong Perubahan Perilaku

Salah satu langkah krusial yang tengah dijalankan adalah peralihan metode pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dari sistem open dumping (pembuangan terbuka) menuju sanitary landfill (penimbunan terkendali).

“Sistem pengelolaan sampah dari open dumping menuju sanitary landfill sangat penting untuk mengatasi dampak pencemaran lingkungan, baik terhadap tanah, air, maupun udara,” jelasnya.

Metode sanitary landfill dinilai lebih ramah lingkungan karena menggunakan lapisan pelindung, pengelolaan air lindi, serta penutupan tanah secara berkala. Hal ini berbeda dengan metode open dumping yang hanya menumpuk sampah tanpa pengelolaan yang memadai.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Perkuat Pendidikan Karakter, Siapkan Pembiayaan Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga telah menyusun road map pengelolaan sampah dengan pendekatan dari hulu hingga hilir.

Strategi ini menitikberatkan pada pengurangan sampah sejak dari sumber melalui konsep reduce, reuse, recycle (3R).

Implementasinya akan diperkuat melalui pemilahan sampah berbasis RT/RW di tingkat kelurahan dan kecamatan, penguatan bank sampah, optimalisasi TPS3R, pengolahan sampah organik melalui maggot dan kompos, hingga pemanfaatan teknologi RDF (Refuse Derived Fuel).

“Fokus utama kita adalah meminimalkan sampah sejak dari sumber dan mempercepat ekonomi sirkular. Road map ini kita siapkan agar Makassar bisa menjadi contoh pengelolaan persampahan yang modern dan berkelanjutan,” tuturnya.

Munafri juga menekankan bahwa target besar dari seluruh upaya ini adalah mewujudkan kota yang bersih dan sehat di masa mendatang.

Salah satu solusi jangka panjang yang tengah didorong adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif.

“Lewat berbagai solusi yang kita kerjakan, harapannya Kota Makassar bisa semakin bersih. PLTSa menjadi bagian dari solusi untuk menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh,” tegasnya.

Terkait TPA Antang, Munafri menyebutkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan sistem pengelolaannya ditargetkan bertransformasi dari open dumping menjadi sanitary landfill.

Proses ini, kata dia, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar berjalan optimal.

“Dalam beberapa bulan, TPA Antang harus sudah beralih ke sanitary landfill. Ini kerja bersama, semua masyarakat harus terlibat,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Munafri juga melakukan evaluasi terhadap sejumlah program strategis yang tengah berjalan.

Ia memastikan setiap program dikontrol secara ketat agar tetap berada pada jalur yang telah direncanakan.

“Tadi kita evaluasi program strategis, kita identifikasi kendala yang ada. Yang belum maksimal kita dorong untuk ditingkatkan agar semua program berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Sampah Makassar #sanitary landfill #PSEL Makassar #PLTSa Makassar #TPA Antang #program lingkungan #ekonomi sirkular #TPS3R #RDF Indonesia #bank sampah
Youtube Jejakfakta.com