Rabu, 08 April 2026 14:39

Gerakan Cetak Sawah Rakyat Digeber, Bupati Gowa Targetkan Lompatan Produksi Padi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang,   saat turun langsung melakukan penanaman padi di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Rabu (8/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat turun langsung melakukan penanaman padi di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Rabu (8/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkab Gowa mengoptimalkan Program Cetak Sawah Rakyat untuk mendorong swasembada pangan. Bupati Husniah Talenrang targetkan peningkatan produksi padi hingga ribuan ton.

Jejakfakta.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Lewat optimalisasi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Gowa membidik peningkatan produksi sekaligus kesejahteraan petani.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan, Gowa merupakan salah satu daerah penopang utama pertanian di Sulawesi Selatan. Karena itu, penguatan sektor ini menjadi prioritas strategis pemerintah daerah.

“Gowa ini salah satu penopang pertanian di Sulsel, sehingga saya tidak berhenti untuk terus mendorong pertanian kita semakin baik dan maju,” ujar Husniah saat turun langsung melakukan penanaman padi di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga : Husniah Talenrang Datangi BBPJN Sulsel, Pastikan Usulan Jalan Prioritas Gowa Masuk Program Nasional

Menurutnya, optimalisasi CSR tidak hanya fokus pada pembukaan lahan baru, tetapi juga harus diiringi dengan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan). Ia mendorong agar petani tidak hanya mengandalkan sistem pinjam pakai, tetapi juga memiliki alsintan secara mandiri guna meningkatkan produktivitas.

“CSR kita optimalkan agar petani bisa terus tumbuh. Bukan hanya menanam, tetapi juga ditopang alsintan yang semakin diperbanyak dan dimiliki langsung oleh petani,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas dukungan program strategis yang telah diberikan kepada Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Bupati Gowa Kerahkan 654 Personel Satpol PP, Fokus Jaga Wilayah dari Narkoba dan Geng Motor

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa, Zubair Usman menjelaskan, Program CSR merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjawab tantangan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

“Gowa menjadi salah satu daerah penerima manfaat program ini, yang menunjukkan besarnya potensi pertanian kita, khususnya komoditas padi,” katanya.

Ia memaparkan, program CSR di Gowa mencakup sekitar 40 hektare lahan yang tersebar di Kecamatan Pallangga dan Parangloe. Dari luasan tersebut, ditargetkan mampu menghasilkan 5 hingga 6 ton per hektare, atau setara dengan tambahan produksi sekitar 2.500 hingga 3.000 ton gabah kering panen (GKP) setiap musim tanam.

Baca Juga : TP PKK Makassar Gandeng BNN dan Dinsos, Perkuat Peran Keluarga Cegah Narkoba di Kalangan Generasi Muda

Tak hanya itu, pemerintah juga telah mengusulkan tambahan program seluas 30 hektare untuk tahun 2026.

Program ini turut didukung bantuan sarana dan prasarana pertanian seperti traktor roda empat, traktor roda dua, crawler, hingga pompa air yang dikelola melalui Brigade Pangan. Selain itu, petani juga mendapatkan benih unggul bersertifikat seperti Mekongga, Inpari 32, Inpari 9, Inpari 47, dan Nutrizinc.

Di tempat yang sama, Direktur Pelindungan dan Optimasi Lahan Kementerian Pertanian RI, Dede Sulaiman menegaskan, sektor pertanian merupakan program prioritas nasional dengan fokus pada intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.

Baca Juga : Wabup Gowa Sisihkan Gaji Pribadi untuk Lawan Stunting, 200 Keluarga di Bajeng Terima Paket Gizi

“Sulawesi Selatan, termasuk Gowa, merupakan wilayah potensial dalam pengembangan swasembada pangan. Program ini sudah berjalan sejak 2025 dan akan berlanjut di 2026,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, pemerintah pusat menyiapkan program optimasi lahan untuk sawah eksisting yang di Sulawesi Selatan mencapai hampir 60 ribu hektare.

“Jika masih ada potensi lahan di Gowa, kami siap mendukung pengembangannya,” tambahnya.

Baca Juga : Festival Literasi Lutim 2026, Ribuan Anak Diajak Jatuh Cinta pada Buku Sejak Dini

Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, diharapkan seluruh lahan sawah yang ada dapat terus ditingkatkan produktivitasnya guna mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Dengan perluasan lahan, dukungan alsintan, dan benih unggul, Gowa optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan di Sulawesi Selatan sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Cetak Sawah Rakyat #CSR Gowa #swasembada pangan #Husniah Talenrang #pertanian Gowa #produksi padi #Alsintan #Kementan RI #Sulawesi Selatan
Youtube Jejakfakta.com