Jejakfakta.com, GOWA – Senin petang di Stadion Kalegowa terasa berbeda. Di sela padatnya agenda pemerintahan, Munafri Arifuddin—atau akrab disapa Appi—hadir langsung menyapa para pemain PSM Makassar, membawa satu pesan tegas: tim kebanggaan Sulsel harus segera bangkit.
Bukan tanpa alasan Appi turun langsung. Hasil imbang 1-1 melawan Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie menjadi alarm keras. Ia menilai tim mulai kehilangan semangat juang.

“Kita seperti kehilangan roh bertanding, kehilangan semangat untuk menang,” tegasnya.
Baca Juga : Rp2,5 Miliar Jadi Rp52,3 Miliar, MHM 2026 Mulai Diposisikan sebagai Mesin Ekonomi Makassar
Sebagai mantan CEO PSM, Appi bukan orang luar. Ia memahami betul denyut nadi tim, dari ruang ganti hingga tekanan di lapangan. Karena itu, kehadirannya bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk intervensi moral untuk membangkitkan mental pemain.
Ia bahkan mengaku telah berdiskusi langsung dengan manajemen, termasuk Sadikin Aksa, guna memastikan langkah konkret mengembalikan performa tim.
Appi menaruh harapan besar pada laga tandang melawan PSIM Yogyakarta. Menurutnya, pertandingan ini bisa menjadi titik balik sebelum kembali bermain di kandang.
Baca Juga : Porseni HUT ke-81 RI di Balai Kota Makassar: Munafri Tekankan Kekompakan ASN dan Peduli Sampah
“Kalau momentum ini bisa kita dapatkan di Jogja, itu sangat penting,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya perubahan nyata—baik dari sisi strategi, manajerial, hingga kemungkinan penyegaran tim. Kondisi monoton, kata dia, justru bisa mematikan motivasi pemain.
Lebih dalam, Appi menyoroti pentingnya nilai lokal Bugis-Makassar, Siri’ na Pacce, sebagai fondasi mental bertanding.
Baca Juga : HUT ke-81 RI di Makassar: Semarak Kemerdekaan Didorong hingga Tingkat RT/RW
Menurutnya, sepak bola bukan hanya soal taktik, tapi juga soal harga diri dan solidaritas.
“Mereka harus punya fighting spirit, punya Siri’ na Pacce,” tegasnya.
Appi menilai skuad PSM saat ini sejatinya kompetitif. Namun, dibutuhkan sentuhan taktik dan manajemen yang tepat agar permainan kolektif kembali hidup.
Baca Juga : Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Appi: Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak
Ia juga mendorong pelatih untuk menerapkan pola pressing sejak awal pertandingan, serta memastikan komposisi pemain yang benar-benar siap bertarung.
Menurunnya antusiasme suporter tak luput dari perhatian. Namun Appi optimistis, kemenangan akan menjadi magnet alami bagi kembalinya dukungan publik.
“Semakin banyak kemenangan, semakin banyak suporter datang,” katanya.
Baca Juga : Bekali Maba FH Unhas, Appi Ajak Mahasiswa Bergerak dari Ruang Kuliah ke Ruang Kebijakan
Appi mengingatkan pengalaman PSM saat menghadapi masa sulit di era COVID-19. Saat itu, tim mampu keluar dari tekanan dengan langkah strategis dan solidaritas kuat.
Kini, ia berharap semangat yang sama kembali dihidupkan.
“Klub ini tidak pantas berada di posisi seperti ini. Kita bisa ke tempat yang lebih baik kalau kerja bersama,” tutupnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




