Senin, 07 September 2026 14:16

Sarasehan Mandalish di Pare, Bupati Irwan Uji Kemampuan Bahasa Mandarin dan Inggris Peserta

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri sarasehan Program Mandarin-English (Mandalish) di Access English School, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (7/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri sarasehan Program Mandarin-English (Mandalish) di Access English School, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (7/9/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menguji kemampuan bahasa Mandarin dan Inggris 79 peserta Mandalish Batch I di Pare.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri sarasehan Program Mandarin-English (Mandalish) di Access English School, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (7/9/2026).

Sarasehan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir Program Mandalish Batch I yang diikuti 79 peserta asal Luwu Timur. Mereka telah menjalani pelatihan intensif dan karantina selama empat bulan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Mandarin dan Inggris.

Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan menguji langsung kemampuan sejumlah peserta dengan memberikan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab menggunakan bahasa Mandarin dan Inggris.

Baca Juga : Wali Kota Appi Pacu Pemerataan Pembangunan di Pulau: Sekolah, Jalan, Dermaga hingga Transportasi Laut

Para peserta mampu merespons percakapan dan menunjukkan perkembangan kemampuan berbahasa setelah mengikuti pelatihan selama empat bulan.

Program Mandalish merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan pihak swasta dan perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut. Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi generasi muda, khususnya dalam penguasaan bahasa asing yang dibutuhkan di dunia kerja.

Tidak berhenti pada pelatihan di Pare, Pemkab Luwu Timur juga menyiapkan tindak lanjut program tersebut di daerah.

Baca Juga : Hadiri Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, Bupati Irwan Dorong ASN Perkuat Nilai Keagamaan

Salah satunya melalui rencana pembangunan Kampung Bahasa di Desa Harapan yang akan difokuskan pada pengembangan kemampuan bahasa Mandarin dan Inggris.

Kampung Bahasa tersebut nantinya diharapkan menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan kemampuan bahasa bagi masyarakat, khususnya generasi muda Luwu Timur. Keberadaannya juga diharapkan dapat menjaga keberlanjutan Program Mandalish setelah para peserta kembali ke daerah.

“Setelah dari sini, kita tidak ingin program ini berhenti. Kita akan tindak lanjuti di Luwu Timur dengan membangun Kampung Bahasa, khususnya Mandarin dan Inggris, di Desa Harapan,” kata Irwan.

Baca Juga : HUT RI ke-81, Bupati Irwan Ajak Warga Bersatu Wujudkan Lutim Maju dan Sejahtera

Menurutnya, pengembangan kemampuan bahasa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda Luwu Timur memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Sebanyak 79 peserta Batch I sebelumnya telah melewati proses seleksi sebelum diberangkatkan ke Pare. Setelah program berakhir, mereka akan kembali ke Luwu Timur untuk melanjutkan pengembangan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Pemkab Luwu Timur memastikan program ini tidak berhenti di sini. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin Anwar. Ia mengatakan pemerintah daerah berencana kembali memberangkatkan peserta Batch II ke Pare untuk mengikuti pelatihan bahasa Mandarin dan Inggris.

Baca Juga : Bupati Irwan Bersama Forkopimda Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Malili

“Program ini akan kita lanjutkan. Insyaallah, kita akan kembali memberangkatkan peserta untuk Batch II,” jelas Awaluddin. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#irwan bachri syam #Mandalish #Bahasa Mandarin #Bahasa Inggris #Pare #Kediri #Kampung Bahasa #Desa Harapan #Pendidikan #Pemuda #dunia kerja
Youtube Jejakfakta.com