Rabu, 22 April 2026 16:59

Makassar Gaspol Ekosistem Halal: Aliyah Mustika Dorong Sertifikasi Jadi Senjata UMKM Tembus Pasar

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menerima audiensi Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Sulawesi Selatan, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Rabu (22/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menerima audiensi Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Sulawesi Selatan, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Rabu (22/4/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kunci utama meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah strategis dalam membangun ekosistem halal melalui kolaborasi dengan Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Sulawesi Selatan. Hal ini mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Rabu (22/4/2026).

Pertemuan ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran PJPH Sulsel untuk menyelaraskan program dan kebijakan dalam mendukung percepatan sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar ekosistem halal di Makassar dapat berkembang secara berkelanjutan. Menurutnya, sertifikasi halal harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi pelaku usaha.

Baca Juga : Makassar Perkuat Pemberdayaan Perempuan, Aliyah Mustika Ilham Tinjau Pelatihan di Sentra Wirajaya

“Halal bukan hanya soal bahan baku, tetapi juga proses produksi yang harus memenuhi standar. Ini menjadi jaminan kualitas sekaligus perlindungan bagi konsumen,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar implementasi kebijakan dilakukan secara cermat dan tidak tergesa-gesa, terutama dalam penentuan kawasan berbasis halal.

Dalam diskusi, turut dibahas integrasi program “UMKM Naik Kelas” dengan sertifikasi halal, serta pengembangan wisata ramah muslim sebagai strategi meningkatkan daya tarik Makassar di sektor pariwisata.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Pastikan Aspirasi Warga dari Reses DPRD Segera Ditindaklanjuti

Dinas Pariwisata mendorong pendampingan bagi pelaku ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan standar halal, sejalan dengan tren global muslim tourism yang terus berkembang.

Sementara itu, pihak PJPH Sulsel mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 10.778 produk di Makassar yang telah mengantongi sertifikat halal. Angka ini menunjukkan potensi besar untuk terus diperluas melalui kolaborasi yang lebih intensif.

Peran lembaga pendamping seperti LP3H dan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) juga menjadi sorotan, mengingat kontribusinya dalam membantu pelaku usaha memenuhi persyaratan sertifikasi.

Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel

Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melihat audiensi ini sebagai momentum memperluas sosialisasi layanan halal hingga ke tingkat kelurahan dan kawasan strategis, termasuk sekitar masjid, guna memudahkan akses informasi bagi masyarakat.

Menutup pertemuan, Aliyah mengajak seluruh perangkat daerah aktif mengedukasi masyarakat terkait pentingnya sertifikasi halal.

“Ini bukan hanya soal regulasi, tetapi bentuk jaminan kualitas dan perlindungan bagi masyarakat. Pemerintah harus hadir memastikan prosesnya berjalan dengan baik dan sesuai standar,” tutupnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#sertifikasi halal #UMKM Makassar naik kelas #Aliyah Mustika Ilham #PJPH Sulawesi Selatan #ekosistem halal #wisata halal #produk halal UMKM #sertifikat halal Indonesia #pengembangan UMKM Sulsel #muslim tourism Makassar
Youtube Jejakfakta.com