Rabu, 24 Juni 2026 22:28

Makassar Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat IGS 2026, Melinda Aksa: Diplomasi Budaya Jadi Kunci Ekonomi Kreatif

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, saat mempromosikan budaya sekaligus mendorong produk UMKM dan perajin lokal menembus pasar internasional saat ajang bertajuk “The Taste and Craft of Makassar” yang digelar di kawasan Tugu MNEK, Anjungan Pantai Losari, Rabu (24/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, saat mempromosikan budaya sekaligus mendorong produk UMKM dan perajin lokal menembus pasar internasional saat ajang bertajuk “The Taste and Craft of Makassar” yang digelar di kawasan Tugu MNEK, Anjungan Pantai Losari, Rabu (24/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Melinda Aksa dorong UMKM dan perajin Makassar tembus pasar global lewat Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026. Pameran “The Taste and Craft of Makassar” jadi ajang diplomasi budaya dan ekonomi kreatif.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 menjadi panggung strategis bagi Kota Makassar untuk memperkuat diplomasi budaya sekaligus mendorong produk UMKM dan perajin lokal menembus pasar internasional.

Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan bahwa ajang bertajuk “The Taste and Craft of Makassar” yang digelar di kawasan Tugu MNEK, Anjungan Pantai Losari, Rabu (24/6/2026), bukan sekadar pameran, melainkan momentum penting dalam membuka jalur ekonomi kreatif menuju pasar global.

“Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang yang kami harapkan akan menjadi warisan berharga bagi Kota Makassar ke depannya. Kami ingin membuka babak baru dalam diplomasi budaya dan menegaskan bahwa Makassar siap menjadi pintu gerbang kerja sama antarbangsa,” ujar Melinda.

Baca Juga : Di Atas Kapal Pinisi Warisan Dunia, Duet Munafri dan Fadly Padi Meriahkan Pelayaran Senja IGS 2026 di Laut Losari

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian besar IGS 2026 yang menghadirkan delegasi dan spouse dari berbagai negara, serta mempertemukan unsur budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif dalam satu ruang diplomasi.

Melinda menilai, dukungan Pemerintah Kota Makassar menjadi faktor penting dalam membuka akses promosi bagi para perajin tenun tradisional, pelaku UMKM, hingga industri kreatif lokal agar mampu bersaing di tingkat global.

Melalui pameran tersebut, berbagai produk unggulan seperti kerajinan tangan, tenun tradisional, fesyen khas Makassar, hingga kuliner lokal diperkenalkan kepada delegasi internasional sebagai representasi kekayaan budaya Sulawesi Selatan.

Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar

Sementara itu, Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Kerajinan Nasional Indonesia, Katharine Grace Fadli Zon, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang menggabungkan diplomasi, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu ekosistem kolaboratif.

“Makassar sejak lama dikenal sebagai gerbang Indonesia Timur, tempat bertemunya berbagai budaya dan gagasan yang terus hidup hingga hari ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap karya yang ditampilkan bukan hanya produk ekonomi, tetapi juga cerminan identitas budaya yang tumbuh dari tradisi dan inovasi para pelaku UMKM.

Baca Juga : Tenun Nusantara Curi Perhatian Delegasi Dunia di IGS 2026, Makassar Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Fashion Show

Melalui IGS 2026, Dekranasda Kota Makassar berharap produk lokal semakin dikenal dunia, membuka peluang kerja sama internasional, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota strategis dalam diplomasi budaya berbasis ekonomi kreatif. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#IGS 2026 #Indonesia Gastrodiplomacy Series #UMKM #dekranasda makassar #melinda aksa #Ekonomi Kreatif #pameran Losari #Tenun Makassar #diplomasi budaya Indonesia
Youtube Jejakfakta.com