Selasa, 11 Agustus 2026 23:57

IAS: Semua Generasi Harus Mendapat Ruang di Golkar

Editor : Editor JF
Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) , kosolidasi ke Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja, Selasa malam (11/8/2026). @jejakfaktacom/Reza
Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) , kosolidasi ke Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja, Selasa malam (11/8/2026). @jejakfaktacom/Reza

Konsolidasi di Tana Toraja menjadi bagian dari semangat baru Golkar Sulawesi Selatan untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas kontribusi partai bagi masyarakat.

Jejakfakta.com - TANA TORAJA - Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) , menegaskan komitmennya untuk membangun Golkar sebagai rumah politik yang memberi ruang bagi seluruh generasi kader. Pernyataan itu disampaikan saat melakukan roadshow konsolidasi ke Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja, Selasa malam (11/8/2026).

IAS dan rombongan diterima langsung oleh Ketua DPD Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara, bersama ratusan kader yang memadati aula Kantor Golkar. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum bagi IAS untuk kembali bertemu dengan kader Golkar di daerah yang memiliki ikatan historis dengannya.

Sambutan Hangat dari Kader Tana Toraja

Baca Juga : Golkar Pinrang Siapkan Regenerasi Kader, IAS: Anak Muda Harus Diberi Ruang

Victor Datuan Batara dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kembali kepada IAS di kampung halaman. Ia menyebut IAS sebagai salah satu kader terbaik Tana Toraja yang kini mendapat amanah memimpin Golkar Sulawesi Selatan.

"Kami mengucapkan selamat datang kembali di kampung halaman. Pak IAS adalah keturunan Puang Tondong dan merupakan salah satu kader terbaik Tana Toraja," ujar Victor.

Menurut Victor, kekuatan politik Golkar di Tana Toraja saat ini cukup representatif. Golkar memiliki Ketua DPRD Tana Toraja, dua kader di DPRD Sulawesi Selatan, serta satu kader di DPR RI.

Baca Juga : Ketua Golkar Pinrang Singgung Soal Kekeringan Saat Terima Roadshow IAS

"Artinya, semua tingkatan terwakili. Kami berharap dengan kepemimpinan Pak IAS di Golkar Sulsel, kekuatan ini bisa semakin besar," katanya.

Golkar Rumah Bersama bagi Semua Generasi

Menanggapi hal tersebut, IAS mengatakan konsolidasi Golkar tidak boleh berhenti pada penguatan struktur dan perolehan kursi politik. Partai juga harus memastikan seluruh kelompok kader memperoleh ruang untuk tumbuh dan berkontribusi. Yang paling penting, masyarakat merasakan manfaat kehadiran Golkar.

Baca Juga : Kunjungi Sekretariat Golkar Parepare, IAS Ingatkan Kader Pentingnya Kemampuan Adaptasi

"Golkar harus menjadi rumah bersama. Di dalamnya ada senior, ada perempuan, ada anak muda. Semua harus mendapatkan ruang untuk berkontribusi," kata IAS.

Menurut IAS, pengalaman para senior merupakan kekuatan penting bagi partai. Namun pada saat yang sama, Golkar juga harus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk belajar, bekerja, dan mengambil tanggung jawab politik.

"Senior kita hormati dan kita dengarkan pengalamannya. Anak muda kita beri ruang untuk bergerak dan berkreasi. Perempuan juga harus mendapat ruang yang semakin besar. Semua generasi harus menjadi bagian dari perjalanan Golkar," ujarnya.

Baca Juga : Erna Taufan: Golkar Parepare Rindu IAS, Lama Kami Menunggu

IAS menegaskan, regenerasi bukan berarti menggantikan satu generasi dengan generasi lainnya. Regenerasi adalah memastikan pengalaman, gagasan, dan energi setiap generasi dapat bertemu dalam satu gerakan politik.

"Yang kita bangun bukan Golkar milik satu kelompok atau satu generasi. Kita membangun Golkar yang bisa menjadi rumah bagi semua," kata IAS.

Ikatan Emosional dan Simbol Kekeluargaan

Baca Juga : IAS: Musda Sudah Selesai, Sekarang Waktunya Kita Bekerja

Dalam kesempatan tersebut, IAS juga mengenang hubungan panjangnya dengan Golkar Tana Toraja. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah dua kali menerima topi khas Toraja dalam momentum kunjungannya ke Tana Toraja sebagai Ketua Golkar Sulsel—dari dua Ketua DPD Golkar Tana Toraja yang berbeda: almarhum J Amping Situru dan malam ini Victor Datuan Batara.

Bagi IAS, pemberian tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari ikatan emosional antara dirinya dengan Tana Toraja dan keluarga besar Golkar di daerah tersebut.

"Ini sudah dua kali saya diberi topi Toraja oleh Ketua DPD Golkar Tana Toraja yang berbeda. Bagi saya, ini sebuah penghormatan sekaligus pengingat bahwa hubungan kita bukan hanya hubungan politik, tetapi juga hubungan kekeluargaan," tuturnya.

Konsolidasi untuk Masa Depan

IAS mengatakan, perjalanan Golkar ke depan membutuhkan soliditas antara struktur partai, kader senior, kader muda, serta seluruh elemen yang selama ini telah bekerja membesarkan partai. Ia optimistis kekuatan Golkar Tana Toraja yang telah memiliki keterwakilan di berbagai tingkatan pemerintahan dapat terus dikembangkan.

"Kita sudah punya modal politik. Tinggal bagaimana modal itu kita kelola dengan kerja yang lebih baik, dengan kaderisasi yang lebih kuat, dan dengan memberi ruang kepada semua generasi," katanya.

IAS berharap konsolidasi di Tana Toraja menjadi bagian dari semangat baru Golkar Sulawesi Selatan untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas kontribusi partai bagi masyarakat.

"Golkar harus hadir bukan hanya ketika membutuhkan suara rakyat. Golkar harus hadir untuk bekerja bersama rakyat," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Golkar #Sulsel #Konsolidasi #Tana Toraja #IAS #Victor
Youtube Jejakfakta.com