Rabu, 12 Agustus 2026 05:17

Ducting Sharing Makassar Masuk Tahap Pemantapan, Appi Siapkan Investasi dan Perseroda Infrastruktur

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan keterangan pers terkait pembahasan ducting sharing bersama sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota Makassar, Selasa (11/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan keterangan pers terkait pembahasan ducting sharing bersama sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota Makassar, Selasa (11/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar mematangkan ducting sharing untuk menata kabel fiber optik ke bawah tanah. Uji coba ditargetkan tahun ini dengan dukungan investasi dan perseroda infrastruktur.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan skema ducting sharing untuk menata kabel fiber optik dan jaringan utilitas kota ke bawah tanah. Tak sekadar proyek fisik, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi tengah menyiapkan skema investasi hingga kelembagaan perseroda agar proyek tersebut bisa berjalan berkelanjutan.

Appi memimpin langsung pembahasan ducting sharing bersama sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota Makassar, Selasa (11/8/2026).

Menurut Appi, pembahasan tersebut diperlukan untuk memastikan penerapan ducting sharing memiliki skema yang jelas, mulai dari aspek regulasi, investasi, kelembagaan hingga penentuan ruas jalan yang akan menjadi lokasi percontohan.

Baca Juga : Porseni HUT ke-81 RI di Balai Kota Makassar: Munafri Tekankan Kekompakan ASN dan Peduli Sampah

"Ini melibatkan investor atau investasi yang akan masuk ke pemerintah kota. Sehingga kita membangun kajian untuk memastikan skema investasinya sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada," kata Appi.

Target Uji Coba Tahun Ini

Pemkot Makassar menargetkan proyek percontohan ducting sharing dapat mulai berjalan tahun ini. Beberapa ruas jalan akan dipilih sebagai lokasi awal sebelum konsep tersebut diperluas ke kawasan lainnya.

Baca Juga : HUT ke-81 RI di Makassar: Semarak Kemerdekaan Didorong hingga Tingkat RT/RW

Namun, Appi belum mengungkap ruas jalan yang akan menjadi lokasi percontohan. Penentuannya masih mempertimbangkan kondisi jalan, rencana pembangunan infrastruktur serta kesiapan investasi dari calon investor.

"Ada beberapa calon investor, tapi kita melihat bagaimana kondisi dan keadaan dari ruas jalan yang akan ditentukan, apakah bisa di situ atau ada keadaan yang membuat sehingga harus ditunda di ruas itu," jelasnya.

Jika terealisasi, ducting sharing diharapkan secara bertahap memindahkan kabel fiber optik yang selama ini membentang di atas jaringan jalan ke dalam jaringan utilitas bawah tanah.

Baca Juga : Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Appi: Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak

Selain membuat kawasan perkotaan lebih tertata, langkah tersebut diharapkan dapat memperbaiki estetika kota sekaligus memudahkan pengelolaan jaringan telekomunikasi.

Jangan Sampai Jalan Baru Dibongkar Lagi

Salah satu perhatian utama Pemkot Makassar adalah sinkronisasi pembangunan ducting dengan proyek peningkatan maupun rehabilitasi jalan.

Baca Juga : Bekali Maba FH Unhas, Appi Ajak Mahasiswa Bergerak dari Ruang Kuliah ke Ruang Kebijakan

Appi tak ingin pembangunan utilitas justru membuat ruas jalan yang baru diperbaiki harus kembali dibongkar.

"Jangan sampai ini masuk dalam proyeksi peningkatan jalan, kemudian kita menggali lagi di sampingnya. Ini yang harus disinkronisasi," ujarnya.

Karena itu, pemetaan program pembangunan jalan menjadi bagian penting sebelum lokasi ducting sharing ditetapkan. Sinkronisasi dinilai dapat mencegah pekerjaan berulang, menghemat pembiayaan, serta mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Baca Juga : Jelang 17 Agustus, Appi Perkuat Tiga Pilar dan Waspadai Geng Motor di Makassar

Pemkot Makassar juga tengah mempelajari penerapan ducting sharing di sejumlah daerah lain sebagai pembanding.

"Kami berdiskusi bahwa sudah ada beberapa contoh daerah yang bisa menjadi benchmark untuk kita," kata Appi.

Ia berharap seluruh proses kajian dapat segera diselesaikan sehingga investasi ducting sharing sudah dapat mulai berjalan di Makassar tahun ini.

"Kita berharap proses ini segera closing, sehingga tahun ini proses investasi ducting sharing sudah bisa berjalan di Makassar," sambungnya.

Perseroda Infrastruktur Disiapkan

Di balik rencana pembangunan ducting sharing, Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan fondasi kelembagaan untuk mengelola kerja sama dengan investor.

Appi mengungkapkan, salah satu kendala selama ini adalah belum adanya perseroan daerah yang dapat menjalankan pola kerja sama business-to-business (B2B) dengan pihak ketiga maupun investor.

"Karena kita tidak punya perseroan untuk melaksanakan B2B. Makanya dari awal kita mendorong untuk ada perseroan yang bisa melaksanakan kegiatan dengan pihak ketiga atau pihak investor untuk langsung bekerja sama," ungkapnya.

Untuk itu, Pemkot Makassar sedang memproses pembentukan dua perseroda baru, yakni perseroda bidang pangan dan perseroda bidang infrastruktur.

"Kita lagi proses, ada dua perseroda yang kita membangun dari awal, yaitu perseroda pangan dan perseroda infrastruktur," terangnya.

Perseroda infrastruktur nantinya diharapkan dapat menjadi instrumen pemerintah kota dalam mengelola kerja sama investasi dengan pihak ketiga, termasuk proyek-proyek infrastruktur yang membutuhkan pola bisnis antarbadan usaha.

"Semua nanti akan masuk ke dalam situ, sehingga untuk membangun kerja sama mereka yang akan menjadi proses penugasan untuk melakukan proses kerja sama di bidang investasi," tuturnya.

Bukan Sekadar Menurunkan Kabel

Appi menegaskan, penerapan ducting sharing tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik. Pemkot juga ingin memastikan nilai investasi yang masuk memiliki skema pengelolaan dan keberlanjutan yang jelas.

"Yang paling pertama harus kita jaga adalah keberlanjutan dari nilai investasi yang akan dilakukan oleh investor yang ada," tegasnya.

Saat ini, pemerintah masih melakukan penghitungan kebutuhan pembangunan serta besaran investasi yang diperlukan. Dengan demikian, proyek akan dimulai secara bertahap melalui percontohan sebelum dikembangkan ke lebih banyak ruas jalan.

Rencana ducting sharing sendiri telah mulai dibahas Pemkot Makassar sejak tahun lalu. Kini, pemerintah berupaya menuntaskan aspek regulasi, investasi, kelembagaan dan teknis agar proyek tersebut dapat segera masuk tahap implementasi.

"Kita juga memastikan aspek regulasi, investasi, kelembagaan, lokasi, serta sinkronisasi dengan program pembangunan jalan dapat berjalan secara terintegrasi sebelum proyek percontohan ini dimulai," tukas Appi. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#ducting sharing #Munafri Arifuddin #kabel fiber optik #utilitas bawah tanah #Investasi Makassar #Perseroda Makassar #perseroda infrastruktur #Pemkot Makassar #Infrastruktur Makassar #jaringan telekomunikasi #penataan kota
Youtube Jejakfakta.com