Senin, 17 Agustus 2026 10:40

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Bawa Layanan Publik ke Genggaman Warga

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham meluncurkan program “Merdeka dalam Genggaman”, usai upacara pengibaran Sang Merah Putih di Lapangan Karebosi, Senin (17/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham meluncurkan program “Merdeka dalam Genggaman”, usai upacara pengibaran Sang Merah Putih di Lapangan Karebosi, Senin (17/8/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar meluncurkan “Merdeka dalam Genggaman” dengan tiga layanan digital di Lontara Plus: Dukcapil, PBB Online, dan Makassar Move.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Semangat kemerdekaan di Kota Makassar tahun ini diwujudkan Pemerintah Kota Makassar melalui inovasi pelayanan publik berbasis digital.

Usai upacara pengibaran Sang Merah Putih di Lapangan Karebosi, Senin (17/8/2026), Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham meluncurkan program “Merdeka dalam Genggaman”.

Program tersebut ditandai dengan integrasi tiga layanan digital baru ke dalam aplikasi Lontara Plus, yakni layanan pencatatan sipil terintegrasi, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara online, serta Makassar Move.

Baca Juga : HUT Ke-81 RI di Gowa Berlangsung Khidmat, 70 Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan, transformasi digital yang dilakukan Pemkot Makassar bukan sekadar menambah aplikasi atau fitur baru. Menurutnya, kemudahan mengakses pelayanan publik merupakan hak masyarakat.

“Ini bukan hadiah, tapi ini adalah hak yang dimiliki oleh warga Kota Makassar mendapatkan kemudahan terhadap akses di hari kemerdekaan,” kata Munafri.

Melalui integrasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi harus selalu datang langsung ke kantor pemerintahan untuk mengakses sejumlah layanan.

Baca Juga : HUT ke-81 RI, Melinda Aksa Dorong TP PKK Makassar Cetak Generasi Sehat dan Berkarakter

Munafri mencontohkan layanan administrasi kependudukan yang selama ini mengharuskan warga mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Nantinya, ada data Dukcapil untuk proses kependudukan yang mungkin selama ini harus datang ke kantor capil. Ada yang tidak punya waktu dalam proses dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ia mengatakan, digitalisasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar melakukan perubahan agar pelayanan pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga : Upacara HUT ke-81 RI di Karebosi, Appi Dorong Pelayanan Publik yang Makin Mudah

“Nah, inilah yang kita lakukan berbagai perubahan dan perbaikan sehingga fitur ini benar-benar bisa bermanfaat lebih luas,” tuturnya.

PBB Bisa Dibayar Online

Selain layanan pencatatan sipil, Lontara Plus kini dilengkapi fitur pembayaran PBB secara online.

Baca Juga : IAS Hadiri HUT ke-81 RI di Karebosi, Momentum Silaturahmi Para Mantan Pemimpin Makassar

Fitur tersebut dihadirkan untuk memudahkan masyarakat memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa harus melalui mekanisme pelayanan secara konvensional.

Dengan demikian, integrasi layanan dalam satu platform diharapkan dapat memangkas waktu dan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan.

Makassar Move Jadi Ruang Interaksi Warga

Baca Juga : Paskibraka Makassar Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Fort Rotterdam

Sementara itu, fitur Makassar Move tidak hanya dirancang untuk mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Melalui fitur tersebut, warga dapat merekam aktivitas fisik sehari-hari, mulai dari berjalan kaki, jogging, berlari hingga bersepeda.

“Yang jalan kaki, yang jogging, yang naik sepeda, yang lari, silakan masuk ke dalam aplikasi Lontara,” ungkap Munafri.

Pemkot Makassar juga menyiapkan hadiah menarik yang akan diundi setiap pekan bagi masyarakat yang berpartisipasi.

“Setiap minggu akan ada hadiah-hadiah menarik yang diundi untuk kita dapatkan bersama-sama,” sambungnya.

Namun, Makassar Move tidak berhenti pada aktivitas olahraga. Fitur ini juga menjadi kanal bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi yang ditemukan ketika beraktivitas di jalan.

Warga dapat menyampaikan hal-hal yang membutuhkan perhatian maupun perbaikan pemerintah.

“Jadi, kita meluncurkan Makassar Move ini adalah sebuah kegiatan di mana masyarakat Kota Makassar yang datang melakukan kegiatan sehat setiap hari,” jelasnya.

“Baik itu yang berjalan, baik itu yang jogging, baik itu yang berlari, baik itu yang naik sepeda, bisa melaporkan hal-hal yang mereka lihat di jalanan untuk dilakukan pola perbaikan,” tambah Appi.

Menurut Munafri, konsep tersebut menciptakan ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Keterlibatan warga dinilai penting karena tidak semua persoalan di lapangan dapat dipantau langsung oleh pemerintah.

“Nah, inilah yang di maksudkan sebagai ruang interaksi, ruang komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat untuk membangun sebuah kebersamaan yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, laporan masyarakat melalui kanal digital dapat membantu pemerintah merespons persoalan yang luput dari pemantauan.

“Sehingga hal-hal yang luput dari perhatian pemerintah bisa cepat diakses melalui layanan fitur digital yang diberikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Appi: Ini Wujud Kemerdekaan Digital

Munafri menilai peluncuran tiga fitur tersebut menjadi simbol semangat kemerdekaan di era digital.

Baginya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga menghadirkan kemudahan akses dan pelayanan bagi masyarakat.

“Kami meluncurkan pelayanan ini adalah sebuah komitmen dalam membangun digitalisasi di Kota Makassar. Ini adalah wujud kemerdekaan digital di bidang pelayanan publik,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga turut mengawasi dan mengawal pembangunan Kota Makassar melalui ruang digital yang telah disediakan pemerintah.

“Ini bukan hadiah dari pemerintah kota, tapi ini adalah hak masyarakat Kota Makassar sebagai warga yang terus akan kita berikan pelayanan secara maksimal,” katanya.

Pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Munafri juga mengajak masyarakat memanfaatkan transformasi digital sebagai bagian dari pembangunan kota.

“Mari kita awasi dan kawal pembangunan kota ini bersama. Satu Kota, satu Aplikasi, merdeka dalam Genggaman,” pungkas Munafri. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemkot Makassar #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #Merdeka dalam Genggaman #Lontara Plus #Makassar Move #Dukcapil Makassar #PBB Online Makassar #Digitalisasi Pelayanan Publik #pelayanan publik Makassar #HUT ke-81 RI #Hari Kemerdekaan 2026 #kemerdekaan digital
Youtube Jejakfakta.com