Senin, 17 Agustus 2026 12:07

Upacara HUT ke-81 RI di Karebosi, Appi Dorong Pelayanan Publik yang Makin Mudah

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Upacara pengibaran bendera berlangsung khidmat di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (17/8/2026) pagi. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Upacara pengibaran bendera berlangsung khidmat di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (17/8/2026) pagi. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Upacara HUT ke-81 RI di Karebosi Makassar menjadi momentum Appi menegaskan komitmen meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan publik melalui inovasi digital.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kota Makassar tidak hanya diwarnai pengibaran Sang Merah Putih. Pemerintah Kota Makassar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penegasan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upacara pengibaran bendera berlangsung khidmat di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (17/8/2026) pagi. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi bertindak sebagai inspektur upacara dengan mengenakan Pakaian Dinas Umum (PDU).

Salah satu atraksi yang menarik perhatian dalam upacara tahun ini adalah formasi Paskibra Makassar. Para anggota Paskibra membentuk konfigurasi menyerupai Benteng Rotterdam yang dipadukan dengan bentuk penyu merayap menuju laut.

Baca Juga : Sekda Makassar Minta Camat-Lurah Validasi Data 559.967 Warga, Target 60 Persen hingga Akhir 2026

Formasi tersebut menjadi representasi simbolik bangunan bersejarah Benteng Rotterdam sekaligus menggambarkan jejak perjuangan dan sejarah kemerdekaan di Kota Makassar.

Namun, bagi Appi, makna kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. Ia menilai peringatan HUT RI harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen pemerintah dalam menjalankan pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Yang paling penting bagaimana kita bersama-sama mengisi kemerdekaan ini dengan baik. Artinya melaksanakan proses-proses pembangunan," ujar Appi usai upacara.

Baca Juga : Di Forum PBB, Munafri Tekankan Pentingnya Pendidikan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Menurutnya, pemerintah harus menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah memberikan akses pelayanan yang mudah dan responsif.

"Pemerintah terus harus berfungsi sebagai pelayan masyarakat, punya cita-cita untuk menyejahterakan masyarakat yang ada di Kota Makassar ini, dan terus membangun inovasi untuk memberikan kemudahan-kemudahan kepada warga dalam mendapatkan layanan-layanan yang lebih baik," katanya.

Tiga Fitur Baru Lontara Plus

Baca Juga : Setelah 6 Bulan Mediasi, Pemkot Makassar Fasilitasi Relokasi 1.200 Ternak Babi di Panaikang

Komitmen tersebut turut diwujudkan Pemkot Makassar melalui peluncuran tiga fitur baru yang terintegrasi dalam aplikasi Lontara Plus.

Ketiga fitur itu meliputi layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), layanan administrasi kependudukan, serta Makassar Move.

Khusus Makassar Move, fitur tersebut menjadi ruang interaksi digital antara masyarakat dan pemerintah. Warga dapat melaporkan berbagai kondisi yang ditemukan di ruang publik sehingga pemerintah memiliki kanal untuk merespons persoalan yang terjadi di lapangan.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Program Immersion Makkah, Perkuat Wawasan Keislaman Siswa

Appi menegaskan, kehadiran layanan digital tersebut tidak semata-mata diposisikan sebagai hadiah bagi masyarakat dalam perayaan HUT RI.

Menurutnya, inovasi pelayanan publik merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi hak warga untuk memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan responsif.

"Yang paling penting bagaimana kita bersama-sama mengisi kemerdekaan ini dengan baik," tegasnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Salurkan 7,19 Juta Liter Air Bersih untuk 98 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Aliyah: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengatakan, HUT ke-81 RI harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

Karena itu, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan melalui kerja nyata, pengabdian, serta upaya menjaga persatuan dan gotong royong.

"Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Tugas kita adalah menjaga kemerdekaan ini dengan memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, dan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Aliyah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk membangun Makassar yang lebih maju, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Menurutnya, pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi dan kolaborasi masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan berbagai program pembangunan benar-benar memberikan manfaat.

"Semoga semangat kemerdekaan terus tumbuh dalam diri kita semua. Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, prestasi, kepedulian, dan pengabdian demi Indonesia yang semakin maju dan sejahtera," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#HUT ke-81 RI #HUT RI 2026 #upacara HUT RI Makassar #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #Pemkot Makassar #Lontara Plus #Makassar Move #Pelayanan Publik #kesejahteraan warga #Paskibra Makassar
Youtube Jejakfakta.com