Jejakfakta.com, GOWA – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), memberikan sinyal mengenai arah pencalonan legislatif Partai Golkar pada pemilu mendatang. Seluruh legislator yang saat ini duduk di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan akan mendapat prioritas dalam penjaringan bakal calon legislatif (bacaleg).
Penegasan tersebut disampaikan IAS saat membuka Orientasi Pengurus DPD Partai Golkar Sulsel di kawasan Bulutana, Malino, Kabupaten Gowa, Jumat (30/10/2026).

Di hadapan jajaran pengurus, IAS menegaskan bahwa anggota Fraksi Golkar memiliki posisi strategis dalam menjaga hubungan partai dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan mereka di lembaga legislatif menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyusunan kandidat untuk kontestasi berikutnya.
Baca Juga : Golkar Sulsel Tanam 62 Pohon di Malino, IAS Dorong Kader Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan

"Saya tegaskan, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar se-Sulsel akan menjadi prioritas dalam penyusunan bakal calon legislatif mendatang," ujar IAS.
Pernyataan ini menempatkan legislator petahana sebagai kelompok yang diprioritaskan dalam proses pencalonan Golkar. Namun, IAS juga mengingatkan bahwa peluang tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, anggota fraksi tidak cukup hanya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di parlemen. Mereka juga dituntut terus hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, serta memperjuangkan kebutuhan konstituen.
Baca Juga : IAS Gembleng Kekompakan 200 Pengurus Golkar Sulsel Lewat Outbound di Malino, Bidik Soliditas Hadapi Pemilu
IAS menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang berkelanjutan antara wakil rakyat dan masyarakat. Sebab, kepercayaan publik terhadap partai turut dibentuk oleh sikap, perilaku, serta kontribusi nyata para legislator.
Dengan demikian, posisi sebagai anggota legislatif bukan sekadar jabatan politik, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.
Bagi Golkar, kinerja setiap anggota fraksi juga berkaitan dengan citra organisasi secara keseluruhan. Apa yang dilakukan legislator di daerah pemilihannya akan ikut memengaruhi bagaimana masyarakat menilai partai.
Baca Juga : Armin Mustamin To Putiri Ingatkan Pengurus Golkar: Jabatan Bukan Tujuan, Pengabdian Jadi Ukuran Kader
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam Orientasi Pengurus DPD Golkar Sulsel di Malino. Kegiatan yang berlangsung hingga 1 November 2026 itu diikuti jajaran pengurus untuk memperkuat soliditas organisasi, menyelaraskan persepsi, serta mempersiapkan pelaksanaan agenda partai ke depan.
Penegasan IAS sekaligus memberikan gambaran bahwa konsolidasi Golkar Sulsel tidak hanya berorientasi pada penguatan struktur organisasi, tetapi juga pembenahan tanggung jawab kader dalam menjalankan fungsi politik.
Bagi para legislator petahana, prioritas pencalonan yang disampaikan IAS menjadi peluang sekaligus pengingat. Kepercayaan partai perlu diimbangi dengan rekam kerja, konsistensi memperjuangkan aspirasi, dan kedekatan dengan masyarakat.
Baca Juga : Yellow Riding dan Yellow Camp, Cara Golkar Sulsel Bangun Kekompakan Pengurus di Malino
Sebab, keberhasilan meraih kursi legislatif bukanlah akhir dari perjuangan politik. Justru setelah mendapatkan mandat rakyat, kinerja seorang wakil rakyat menjadi bagian penting dari pertanggungjawabannya kepada konstituen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



