Jejakfakta.com, Makassar - Mr. Green Production berkolaborasi dengan Sekolah Telkom Makassar menggelar talkshow dan pelatihan fotografi yang diikuti anak-anak sekolah dari SD dan SMP Telkom Makassar di Phinisi Point Mall, Kamis (10/11/2022).
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari event Pesta NoRia yang digelar sejak kemarin untuk peningkatan kapasitas anak didik Sekolah Telkom khususnya di bidang fotografi.

Dalam acara pelatihan tersebut menghadirkan dua narasumber diantaranya, Widya Syadzwina Pemimpin Redaksi jejakfakta.com dan Arfah Aksa Ketua Gerakan Admin Sulawesi Selatan yang juga berprofesi sebagai fotografer.
Baca Juga : Buka SPARK, Kakanwil Kemenag Sulsel Dorong Penghulu dan Penyuluh Jadi Garda Terdepan Resolusi Konflik
Widya Syadzwina menyampaikan pesan kepada peserta fotografi agar tidak berhenti mengasah kemampuan jika menjadikan fotografi sebagai hobi. Jika tekun maka akan mudah mencapai hasil yang baik.
"Buat adik-adik semua kalau itu sudah menjadi hobi, lanjutkan dan tekuni," ucap Wina pada peserta fotografi.
Selain itu, ia menyerukan kepada peserta agar memperdalam pengetahuan fotografi dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang ada. Ia juga menawarkan media jejakfakta.com, jika para peserta ingin belajar di media tersebut.
Baca Juga : Nurdin Amir Sesalkan Video Atasnamakan Jejakfakta.com Jelek-jelekkan ASS
"Mungkin bisa lebih memperdalam dengan mengikuti pelatihan fotografi. Kami juga dari jejakfakta.com siap membantu adik-adik semua," tambahnya.
Ditempat yang sama, Arfah Aksa selaku Ketua Gerakan Admin Medsos Sulawesi Selatan, mengingatkan agar berhati-hati dalam menggunakan teknologi pada pengaplikasian fotografi. Diantaranya, agar tidak menggunakan pada sesuatu yang berbau SARA, kekerasan dan pornografi. Selain itu, ia menegaskan bahwa teknologi punya dua sisi, bisa menjadi positif dan negatif.
"Dunia fotografi memberi kemudahan yang positif, tapi tentunya ada juga negatifnya, jika kita tidak menjadikan keahlian fotografi yang kita miliki ke hal-hal yang positif. Contoh misalnya kita memotret hal-hal yang berbau SARA, pornografi, kekerasan, itu sangat tidak diperbolehkan. Jangan sampai kita melakukan itu, walaupun misalnya kita motret, kemudian kita simpan, lalu hapus, itu sangat berbahaya karna handphone kita masih bisa direcovery, jadi jangan coba main-main. Digital itu kejam," ucapnya dihadapan peserta pelatihan. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




