Selasa, 21 Maret 2023 10:00

Ketua RT/RW Jadi Rebutan, Wali Kota Makassar Dituding Jadikan RT/RW Sebagai Alat Kekuasaan

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Desak Pemilu Raya RT/RW. Salah satu spanduk tuntutan massa aksi Aliansi Eks RT/RW yang meminta diadakan Pemilu Raya RT/RW di Kota Makassar. @Jejakfakta/Atri
Desak Pemilu Raya RT/RW. Salah satu spanduk tuntutan massa aksi Aliansi Eks RT/RW yang meminta diadakan Pemilu Raya RT/RW di Kota Makassar. @Jejakfakta/Atri

Yeyen mengaku, Wali Kota Makassar sengaja tidak melalukan Pemilu Raya RT/RW untuk menjadikan RT/RW sebagai alat untuk mempertahankan kekuasaannya.

Jejakfakta.com, Makassar - Polemik pemilihan RT/RW di Kota Makassar terus berlanjut. Puluhan mantan ketua RT/RW yang tergabung dalam Aliansi Eks RT/RW Bersatu Kota Makassar mendesak segera diadakan pemilu raya.

Hal itu disampaikan saat menggelar aksi di depan kantor DPRD Kota Makassar, Senin (20/3/2023) kemarin. Dalam aksinya, mereka menuntut diadakannya segera pemilu raya RT/RW dan menonaktifkan penanggung jawab (Pj) RT/RW.

Koordinator Lapangan, Yeyen mengatakan, massa eks Ketua RT/RW yang diwakili oleh kelurahan dan kecamatan masing-masing di kota Makassar ini, menuntut agar segera melaksanakan pemilu raya untuk RT/RW.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Pastikan Aspirasi Warga dari Reses DPRD Segera Ditindaklanjuti

“Tuntutan kami satu, menuntut pemerintah kota Makassar segara melaksanakan pemilu raya RT/RW. Ini sudah ke 10 kali kami aksi, terakhir kemarin bulan November namun tidak diindahkan. Jadi ini datang lagi, kami ini hadir dari perwakilan kelurahan dan kecamatan,” kata Yeyen.

Menurut Yeyen, penanggung jawab (Pj) RT/RW telah menjabat selama satu tahun lebih, yang seharusnya hanya berkisar 3 bulan. Yeyen mengaku, Wali Kota Makassar sengaja melakukan hal tersebut untuk menjadikan RT/RW sebagai alat untuk mempertahankan kekuasaannya.

“Dengan pemilihan RT/RW diindikasi adalah cara atau alat untuk mempertahankan kekuasaan Wali kota, maka itu kami menuntut Pj di non aktifkan,” ungkapnya.

Baca Juga : Kepala Dinas PPKB Kota Makassar Hadiri Rapat Konsultasi dengan Komisi D DPRD

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Makassar dari Praksi Hanura, Muhlis Misbah, menemui massa aksi di ruang aspirasi.

Muhlis hanya bisa menampung aspirasi dan akan menyampaikan masalah ini kepada ketua DPRD Kota Makassar.

“Nanti saya akan sampaikan aspirasinya,” ujarnya.

Baca Juga : Sekda Zulkifly Siap Kawal Aspirasi Reses DPRD Makassar Masa Sidang Ketiga

Massa aksi yang hadir tidak puas dengan penjelasan anggota DPRD Makassar. Ia mengaku akan terus mengawal masalah ini hingga Wali Kota Makassar melakukan pemilu Raya RT/RW di Makassar. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemilu Raya #DPRD Kota Makassar #Wali Kota #Alat untuk Mempertahankan Kekuasaannya
Youtube Jejakfakta.com