Takalar, jejakfakta.com - Massa yang menolak tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Takalar menyampaikan tuntutan mereka di Gedung DPRD Takalar.
Apa saja tuntutannya?

Berikut ini video rekaman daftar tuntutan massa yang dibacakan oleh anggota DPRD Takalar:
Baca Juga : Kejati Sulsel Tambah 2 ASN Tersangka Kasus Tambang Pasir Laut Takalar
Pascaaksi di DPRD Takalar, keesokan harinya Polres Takalar menerjunkan personel secara masif ke lapangan untuk mengendalikan massa, seperti yang terpantau di Aeng Towa, Galesong Utara, Selasa (14/11).
Baca Juga : VIDEO DPRD Sulsel Dengar Alasan Massa Demo 4 Hari Tolak Tahapan Pilkades Takalar
Aksi massa yang menolak tahapan Pilkades serentak berlangsung sejak Sabtu (12/11/22).
Protes massa ini buntut pengumuman hasil rekapitulasi nilai tes tambahan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD).
Massa menyebut skor buatan P2KD tidak fair. Alhasil, massa pun menolak agenda Pilkades serentak.
Baca Juga : Giliran Seorang Emak-emak Tantang Puluhan Polisi, Aksi Tolak P2KD Takalar
Tim PK2D melibatkan pihak luar Pemkab yaitu Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Tes tertulis dan seleksi administrasi calon kades pada Senin 7 November 2022 dan pengumuman Sabtu (12/11).
P2KD menyeleksi 147 bakal calon kepala desa. Tes tambahan ini digelar dengan alasan menjaring lima bakal calon kades tiap desa. Terdapat sejumlah desa di atas lima bakal calon.
Baca Juga : Menggelora Aksi Massa Tolak P2KD Takalar, Saling Lempar dan Tutup Jalan
Hasil tes plus oleh P2KD diserahkan kepada panitia pemilihan tingkat desa. Tercatat 19 desa di Takalar yang akan pilkades serentak. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




