Jejakfakta.com, Makassar - Indonesia harus memperbanyak wadah bagi para pemusik, seperti tempat untuk berlatih musik hingga museum untuk musik dalam menjaga karya para seniman di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Program DPP PAPPRI, Once Mekel, saat Talkshow Membangun Ekosistem Musik Indonesia di Phinisi Point Mall, Makassar, Kamis (6/4/2023).

“Kita harus berjuang untuk bagaimana bisa membangun gedung-gedung musik supaya musisi juga punya museum untuk warga-warganya,” kata Once Mekel.
Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi
Selain itu, wakil Ketua DPD PAPPRI Sulsel, Andi Mengerang, berharap musik tidak hanya sebagai tempat menyalurkan bakat namun juga bisa menjadi ajang silaturahmi bagi para seniman terutama di Sulawesi.
“Menjadikan musik sebagai ajang silaturahmi,” harapnya.

Baca Juga : 112 Resmi Diluncurkan di Luwu Timur, Bantuan Darurat Kini Cukup Satu Nomor
Dalam perayaan Hari Musik Nasional ke-20 di Kota Makassar yang digelar Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (Pappri) Sulsel juga menghadirkan sejumlah penampilan artis dan musisi lokal.
Salah satunya penampilan kolaborasi drumer Gilang Ramdhani dan gendang Daeng Serang Dakko yang membuat penonton takjub dan bangga dengan musik Sulawesi.
Kemudian ditutup dengan penampilan Udhin leaders berkolaborasi dengan anaknya yang menyanyikan lagu khas dari Sulawesi Na'jisikka.
Baca Juga : Luwu Timur Rayakan HUT ke-23, Bupati Irwan Ajak Semua Elemen Bersatu Bangun Daerah
Kegiatan ini dihadiri beberapa artis lokal hingga nasional dengan ratusan penonton yang turut antusias dalam memeriahkan pegelaran tersebut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




