Jejakfakta.com - PANGKEP - Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) , menjadikan Kabupaten Pangkep sebagai daerah pertama yang dikunjungi setelah dirinya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel. Kunjungan yang berlangsung di Aula Dewakang, Pangkep, Senin (10/8/2026), dihadiri sedikitnya 300 orang yang terdiri atas kader, pengurus partai, anggota legislatif, serta elemen keluarga besar Partai Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin (AIZ) , menyampaikan apresiasi atas pilihan IAS menjadikan Pangkep sebagai daerah pertama dalam agenda roadshow pasca-Musda. Menurut AIZ, kunjungan tersebut memiliki arti penting bagi kader Golkar Pangkep.

Menanggapi hal itu, IAS mengatakan kunjungannya ke Pangkep terutama untuk menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh kader Golkar Sulsel dalam Musda. "Saya datang ke Pangkep untuk berterima kasih," ujarnya.
Baca Juga : Wamenkes Apresiasi Capaian 100 Persen Desa Siaga TB di Pangkep, Siap Jadi Percontohan Nasional
Menurut IAS, terpilih secara aklamasi bukan sekadar sebuah hasil Musda, tetapi merupakan amanah dan kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja. "Musda sudah selesai. Sekarang waktunya kita bekerja," tegasnya.
IAS menegaskan, setelah seluruh proses Musda selesai, tidak boleh lagi ada sekat berdasarkan pilihan atau kelompok. Ia menegaskan dirinya tidak hanya menjadi ketua bagi kelompok yang memberikan dukungan dalam Musda, tetapi menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sulsel bagi seluruh kader. "Tidak ada lagi kubu. Kita semua adalah keluarga besar Partai Golkar," katanya.
IAS mengatakan, kepengurusan DPD Golkar Sulsel yang sedang disusun juga diarahkan bukan sekadar membentuk struktur organisasi, tetapi membangun sebuah tim kerja yang mampu menjalankan agenda partai sampai ke daerah. "Yang sedang kita susun bukan sekadar struktur. Kita sedang menyusun tim kerja," ujarnya.
Karena itu, IAS menegaskan roadshow ke daerah bukan sekadar agenda seremonial. Ia ingin mendengar langsung kondisi kader dan persoalan yang dihadapi masyarakat di setiap daerah. "Saya datang bukan hanya untuk berbicara. Saya datang untuk mendengar," tegasnya.
IAS berharap momentum pasca-Musda menjadi awal bagi konsolidasi dan penguatan kembali Partai Golkar Sulsel. "Sekarang waktunya kita satukan kembali kekuatan dan membesarkan Golkar dengan karya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




