Sabtu, 15 April 2023 17:42

Lantik Pengurus Remaja Masjid, JK Ingatkan untuk Mengisi Ruang-ruang Kosong Ummat Islam

Editor : Nurdin Amir
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK), melantik pengurus baru Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI, masa bhakti 2023-2027 di Jakarta, Sabtu (15/04/2023). @Jejakfakta/Rudi Gunawan
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK), melantik pengurus baru Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI, masa bhakti 2023-2027 di Jakarta, Sabtu (15/04/2023). @Jejakfakta/Rudi Gunawan

Bagi JK, mengisi ruang kosong atau sisi kekurangan itu sangat penting dilakukan saat ini. Pasalnya, hal itu menjadi satu-satunya cara untuk mengejar ketertinggalan akan kondisi perekonomian Umat Islam di Indonesia.

Jejakfakta.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK), melantik pengurus baru Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI, masa bhakti 2023-2027 di Gedung DMI, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Sabtu (15/04/2023).

Dalam sambutannya, JK mengimbau pengurus PRIMA DMI untuk mengisi ruang-ruang kosong atau sisi kekurangan yang dihadapi Ummat Islam di Indonesia saat ini. Salah satunya adalah kekurangan sumber daya manusia yang aktif sebagai enterpreneurship atau wirausaha.

"Kita harus mengakui jika kita kekurangan orang yang ingin jadi pedagang. Itu sisi kekurangan yang luar biasa," kata JK dihadapan lebih dari seratus pengurus PRIMA DMI.

Baca Juga : Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin Yokohama, Dorong Masjid Jadi Pusat Persatuan Diaspora

JK membandingkan dengan semangat Ummat Islam yang ingin menjadi politisi, anggota DPR hingga kepala daerah. JK juga menyebut tentang perkembangan sekolah-sekolah Islam, rumah-rumah tahfidz untuk mencetak hafidz.

"Saya yakin, kita tidak kekurangan akan itu. Tapi itu saja, kita kekurangan pedagang dan itu yang harus diisi," tegas JK lagi.

Bagi JK, mengisi ruang kosong atau sisi kekurangan itu sangat penting dilakukan saat ini. Pasalnya, hal itu menjadi satu-satunya cara untuk mengejar ketertinggalan akan kondisi perekonomian Umat Islam di Indonesia.

Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim

"Ini fakta saat ini. 10 orang terkaya di Indonesia, hanya satu Islam. Dia itu pak Chaerul Tanjung. 100 orang terkaya di Indonesia, hanya 5 orang Islam. Selebihnya adalah saudara kita dari etnis China," ujar Ketua Umum PMI tersebut.

Namun, JK menyadari, jika etnis China yang menguasai perekonomian di Indonesia bukan kesalahan mereka. Sebaliknya, JK menyalahkan semangat ummat Islam Indonesia yang tidak terlalu tertarik menjadi pengusaha. Selain itu, Ummat Islam cenderung kurang kreatif dan kurang bekerja keras seperti orang China dalam mengejar sesuatu.

Kondisi tersebut disayangkan oleh mantan Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 itu, lantaran menilai Ummat Islam tidak mengikuti sunnah Rasulullah. Padahal bagi JK, Nabi Muhammad SAW lebih lama menjadi pedagang dibanding menjadi Rasul Allah.

Baca Juga : Hangatnya Silaturahmi di Rumah JK, Aliyah: Teladan Kebersamaan yang Terus Hidup

Selain mengikuti sunnah Rasul, menjadi pedagang dinilai JK sebagai peluang Ummat Islam untuk hidup menjadi lebih makmur dan lebih baik. Dengan kemakmuran, maka Ummat Islam lebih berpeluang untuk melaksanakan lima rukun Islam secara sempurna. Pasalnya, JK melihat, Ummat Islam yang mayoritas di Indonesia, lebih banyak hanya bisa melaksanakan tiga rukun Islam.

"Masih sebatas syahadat, shalat dan puasa. Tapi yang membayar zakat dan berhaji itu masih terbatas," tegasnya lagi.

Lebih jauh, JK mengajak pengurus PRIMA DMI untuk semangat memajukan ummat dalam kegiatan-kegiatan kemasjidan. Ia mengingatkan, remaja masjid bukan hanya sebagai marbot dan tukang bersih-bersih masjid. Tapi remaja masjid harus menjadi memberi manfaat dan memberdayakan ummat.

Baca Juga : Dari Silaturahmi ke Strategi: Munafri Temui Jusuf Kalla, Bahas Arah Masa Depan Makassar

"Kuncinya saya ingin menyampaikan kepada PRIMA DMI agar membangun semangat memakmurkan masjid dan dimakmurkan masjid," pungkasnya.

Sementara itu, untuk diketahui, Pengurus Pusat Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI masa Bhakti 2023-2027 diketuai oleh Munawwar Khalil menggantikan Ahmad Arafat Aminullah.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Dewan Masjid Indonesia #Jusuf Kalla #remaja masjid #ummat islam
Youtube Jejakfakta.com