Jumat, 05 Mei 2023 21:49

Gerhana Bulan Penumbra Malam Ini hingga Dini Hari, LF PBNU: Tidak Jadi Dasar Salat Gerhana

Gambaran gerhana bulan penumbra. (Google).
Gambaran gerhana bulan penumbra. (Google).

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat gerhana ini terjadi, bumi menghalangi sinar matahari ke bulan.

Makassar - Malam ini akan terjadi gerhana bulan penumbra yang mana posisi bulan-matahari-bumi sejajar.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat gerhana ini terjadi, bumi menghalangi sinar matahari ke bulan. Akibatnya, bulan hanya masuk ke bayangan penumbra bumi dan bulan terlihat meredup.

Durasi gerhana dari fase gerhana mulai (P1) hingga gerhana berakhir (P4) adalah selama 4 jam 21 menit 28 detik.

Baca Juga : Jemaah An Nadzir di Gowa Memutuskan Idulfitri Hari Ini Setelah Melihat Gerhana Matahari

Gerhana akan mulai pada pukul 22.12.09 WIB/23.12.09 Wita/00.12.09 WIT.

Puncak gerhana akan berlangsung pada pukul 00.22.52 WIB/01.22.52 Wita/02.22.52 WIT.

Sedangkan, gerhana akan berakhir pada pukul 02.33.36 WIB/03.33.36 Wita/04.33.36 WIT.

Baca Juga : Besok Posisi Matahari Tepat di Atas Ka'bah, Ini Panduan Cocokkan Arah Kiblat

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menegaskan bahwa meskipun terjadi gerhana, tetapi tidak disunnahkan melaksanakan salat gerhana bulan (khusuf al-qamar).

“Gerhana Bulan Penumbra tidak menjadi dasar penyelenggaraan shalat Gerhana Bulan. Secara fikih, Shalat Gerhana Bulan hanya digelar apabila gerhana tersebut merupakan gerhana yang kasat mata sehingga terlihat dengan jelas menggelapnya bagian bulan,” kata KH Sirril Wafa, Ketua LF PBNU, melalui siaran tertulisnya beberapa waktu lalu. (BMKG/Detik/nu.or.id).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#gerhana bulan penumbra #cara salat gerhana #gerhana matahari #KH Sirril Wafa #Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU)
Youtube Jejakfakta.com