Penurun kolestrol yang paling murah dan sederhana, sudah tahu?
Media Medical News Today mencatat hasil riset bahwa teh hijau sebagai minuman yang masuk dalam daftar penurun kolesterol.

Teh hijau mengandung katekin dan senyawa antioksidan lain yang membantu menurunkan kolesterol jahat sekaligus kolesterol total atau LDL (low-density lipoprotein).
Baca Juga : Kasihani Lambung dengan Hangat-hangat dan Makanan Alami
Katekin pada teh hijau ini terbukti dalam sebuah studi pada 2015. Pada tikus yang diberi air minum mengandung katekin, terjadi penurunan kadar kolesterol total dan LDL sekitar 14,4 persen dan 30,4 persen.
Selain antioksidan katekin, dalam 100 gram teh hijau, terkandung beragam nutrisi, yaitu:
1 kkal energi
Baca Juga : Jaga Kesehatan Jantung dengan Alang-alang
0,2 gram protein
1 miligram magnesium
8 miligram kalium
Baca Juga : Efek Makan dalam Keadaan Emosi
12 miligram kafein
Teh hijau juga mengandung, antiradang, dan antikanker yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
Pun teh hijau baik dikonsumsi oleh balita dan anak-anak ketika mereka bosan minum air putih.
Baca Juga : Makanan Dingin Hambat Lambung Mencerna
Kolestrol, Apa Itu?
Laman Alodokter menjelaskan kolesterol adalah salah satu jenis lemak yang terdapat di dalam tubuh. Kolesterol memiliki fungsi penting bagi tubuh. Namun, jika kadarnya melebihi batas normal, kolesterol akan menumpuk di pembuluh darah dan membentuk plak yang dapat menyumbat pembuluh darah.
Kolesterol adalah lemak yang diproduksi secara alami oleh organ hati. Lemak ini juga bisa ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan susu. Di dalam tubuh, kolesterol diperlukan untuk membentuk sel-sel sehat, memproduksi sejumlah hormon, dan menghasilkan vitamin D.
Baca Juga : Pikiran Pengaruhi Fisik Sel, Bisa Bikin Sehat atau Sakit
Meskipun penting bagi tubuh, kolesterol dapat mengganggu kesehatan jika kadarnya terlalu tinggi. Kondisi ketika kadar kolesterol terlalu tinggi disebut kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi paling sering dialami oleh orang dewasa, tetapi juga bisa dialami oleh anak-anak.
Jika tidak ditangani dengan tepat, penumpukan lemak yang diakibatkan tingginya kadar kolesterol dalam darah, dapat pecah dan menyebabkan kondisi yang lebih serius, seperti stroke dan serangan jantung.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




