Jejakfakta.com, Makassar - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M di Embarkasi Makassar sudah memasuki hari kedua, Ditandai dengan keberangkatan kelompok terbang (kloter) Kedua Embarkasi Makassar (UPG).
Keberangkatan 388 jemaah haji bersama 5 orang Petugas Kloter 2 UPG yang berasal dari Kota Makassar, Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Kepulauan Selayar ini dilepas Anggota Komisi VIII DPR RI H. Samsu Niang dan Sri Wulan serta Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Khaeroni di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Rabu (24/5/2023).

Dalam Sambutannya, anggota DPR RI H. Samsu Niang mengatakan Komisi VIII DPR RI telah menyetujui penambahan kuota haji regular sebanyak 7360 jemaah regular dan 640 jemaah khusus dengan penggunaan nilai manfaat sebesar Rp 288.312.382.288,42,.
Baca Juga : TP PKK Makassar Ajak Kader Berlomba Amal di Dzulhijjah, Kajian Islam di Masjid Agung 45 Disambut Antusias
"Berdasarkan e-Hajj, Indonesia memperoleh kuota tambahan haji tahun 1444H/2023M sebanyak 8.000 kuota," katanya.
Kuota reguler tambahan tersebut, akan diisi oleh 5.765 jemaah haji cadangan yang sudah melakukan pelunasan, namun belum memperoleh kuota.
“Sedangkan untuk sisa kuota tambahan yang belum digunakan, sebanyak 1.595 akan dibagi berdasarkan jumlah daftar tunggu pada masing-masing provinsi sebagaimana ketentuan,” Alhamdulillah Sulsel mendapatkan tambahan Kuota sebanyak 2 Kloter,” ungkap Legislator Senayan asal Sulsel ini.
Baca Juga : PPIH Embarkasi Makassar Dikukuhkan, Siap Layani 16.750 Jemaah Haji Indonesia Timur dengan Layanan Humanis
Samsu Niang juga berharap penambahan kuota ini bisa mengurai antrean haji Indonesia utamanya di Sulsel yang menjadi provinsi dengan daftar tunggu terlama di Indonesia.
“Kalau Tahun ini Indonesia dinilai sukses dalam penyelenggaraan hajinya, termasuk dalam mengelola kuota tambahan, maka hal tersebut bisa memberi keyakinan kepada Arab Saudi agar kedepan bisa memberikan tambahan kuota lagi kepada Indonesia,” ucapnya.
Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni selaku Ketua PPIH Embarkasi Makassar selain menyaksikan pelepasan di Asrama haji, Ia juga berkesempatan menyaksikan langsung proses keberangkatan Jemaah Haji Kloter 2 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Baca Juga : Tren Nikah Melejit di Sulsel: 168 Pasangan Daftar dalam 4 Hari
Khaeroni menyaksikan Petugas PPIH Embarkasi yang bertugas melayani Jemaah di area Bandara, selanjutnya menyapa jemaah haji yang sudah berada di dalam Pesawat Garuda GIA 1102 dengan Talbiyah bersama, yang rencananya akan diberangkatkan pada pukul 22.35 Wita dan diperkirakan tiba di Madinah esok hari 25 Mei 2023 pada pukul 06.10 Waktu Arab Saudi.
Khaeroni mengatakan, jemaah tahun ini merupakan orang-orang yang terpilih berangkat ke Baitullah, menunaikan Rukun Islam kelima, yaitu beribadah haji.
Menurutnya, ibadah haji memerlukan fisik yang prima. Karenanya, jemaah haji harus selalu memperhatikan aspek kesehatan selama di perjalanan, di Arab Saudi, hingga nantinya kembali lagi ke Tanah Air.
Baca Juga : Hilal Minus di Makassar, Kemenag Sulsel: Sidang Isbat Tetap Jadi Penentu Awal Ramadan 1447 H
"Janganki malu bertanya kepada petugas, dan terlalu memaksakan diri dalam beraktivitas, terlebih bila merasa kesehatannya tidak memadai," pesan Khaeroni saat melepas jemaah dari dalam pesawat Garuda Indonesia yang akan bertolak ke Madinah, Arab Saudi.
Ketua PPIH Embarkasi Makassar ini berharap, seluruh jemaah haji dapat menunaikan ibadah haji dengan baik, mendapat kemudahan dan kelancaran, serta kembali ke Tanah Air dengan selamat.
"Semoga setelah kembali ke tanah air, para jemaah mendapat keberkahan bagi diri, keluarga, dan masyarakat. Jangan lupa, berikan doa terbaik ta semua untuk keluarga, daerah dan negara kita," tandasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




