Jejakfakta.com, Makassar - Nasyiatul 'Aisyiyah (Nasyiah) Sulsel kerja sama BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba mengadakan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Mobile Customer Service (MCS) di Gedung Dekranasda Kabupaten Selayar, Selasa (02/06/2023).
Sosialisasi tersebut dihadiri Pimpinan Pusat Nasyiah, Ketua Nasyiah Sulsel, Kepala Cabang BPJS Bulukumba Muhammad Ali dan peserta Musywil ke XIV Nasyiah Sulsel.

Sosialisasi BPJS Kesehatan mengangkat tema "Peran negara dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan kemudahan akses layanan kesehatan melalui sistem JKN yang berkualitas, cepat, mudah dan setara."
Baca Juga : Wawali Makassar Buka Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan, Pastikan Pemudik Aman dan Sehat
"Selama ini BPJS Kesehatan memang sering bekerjasama dalam hal edukasi faskes ke masyarakat bersama Nasyiah Sulsel," jelas Muhammad Ali, dihadapan Peserta Musyawarah Wilayah ke XIV (Musywil) Nasyiah Sulsel, Selasa (02/06/2023).
Ali mengemas sosialisasi dalam 3 agenda utama yaitu merefresh informasi kepesertaan JKN, dinamika kepesertaan nasional dan yang terakhir upaya yang dilakukan dalam peningkatan mutu. Janji mutu layanan bagaimana rumah sakit faskes tingkat pertama menerima pasien JKN yang hanya membawa KTP.
Peserta Musyawarah Wilayah ke XIV (Musywil) Nasyiah Sulsel bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba, Muhammad Ali di Gedung Dekranasda Selayar, Selasa (02/06/2023).
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Sambut Kepala Cabang Baru BPJS Kesehatan, Perkuat Sinergi JKN di Makassar
Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiah Sulsel, Sumarni Susilawati mengatakan, kegiatan sosialisasi BPJS Kesehatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan dan penjelasan tentang BPJS Kesehatan, baik BPJS Mandiri/BPI/KIS dan lainnya yang berkaitan dengan jaminan kesehatan.
"Sosialisasi ini penting bagi teman-teman Nasyiatul Aisyiyah. Sebagai perempuan muda yang banyak menggunakan fasilitas kesehatan ketika dalam kondisi hamil, melahirkan dan pemeriksaan kesehatan lainnya," ungkap Susilawati.
Setelah paparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Melihat antusias dari seluruh anggota untuk bertanya, sesi tanya jawab dibagi menjadi 3 sesi.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Hadirkan Jaminan Kesehatan Warga, Makassar Raih Penghargaan UHC Nasional 2026
Dari sesi tanya jawab tersebut disimpulkan bahwa penyelenggaran BPJS Kesehatan masih banyak masalah dan pihak BPJS menerima saran untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan BPJS Kesehatan di masa yang akan datang. Usai pembicara menjawab seluruh pertanyaan anggota, acara ditutup oleh moderator pada pukul 11.34 Wita. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




