Senin, 26 Juni 2023 10:13

Iduladha 1444 H

Maklumat MUI Sulsel tentang Puasa Arafah dan Lebaran Iduladha 1444 H

Maklumat MUI Sulsel tentang puasa Arafah dan Iduladha 1444 H/2023 M.
Maklumat MUI Sulsel tentang puasa Arafah dan Iduladha 1444 H/2023 M.

Selain perbedaan pandang dalam melakukan puasa 9 Dzulhijah, perbedaan juga akan terjadi pada batas akhir hari Tasyrik. Bagi yang berlebaran tanggal 29 Juni, maka hari Tasyrik berakhir pada tanggal 03 Juli 2023, sedangkan bagi ummat muslim yang berlebaran tanggal 28 Juni, maka batas hari Tasyrik adalah tanggal 02 Juli 2023.

Makassar - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan memberi maklumat tentang lebaran Iduladha dan Puasa Arafah 1444 Hijriah.

Berikut ini bunyi maklumat MUI Sulsel Nomor: Maklumat-06/DP.P.XXI/VI/Tahun 2023.

ِ ْسِم ه ِّٰللا ال َّر ْح ٰم ِن ال َّر ِحْيِم

Dengan Rahmat Allah SWT serta salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Wilayah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menyampaikan beberapa hal di bawah ini:

1. Berdasarkan keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia, menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 jatuh pada tanggal 20 Juni 2023, maka hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Kamis tanggal 29 Juni 2023.

2. Adapun Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan lebih awal 1 Dzulhijah pada tanggal 19 Juni 2023, selain itu Pemerintah Arab Saudi juga memutuskan hari Selasa tanggal 27 Juni 2023 adalah Hari Wuquf, sehingga lebaran Idul Adha di Arab Saudi Jatuh pada hari Rabu tanggal 28 Juni 2023.

3. Dua versi Idul Adha di atas merupakan Ijtihad dari lembaga yang memiliki otoritas dan kompetensi dalam bidang Falakiyah dalam menetapkan Hilal Bulan Qamariyah, baik melalui metode Rukyah ataupun metode Hisab. Selain dua metode tersebut, hal yang memungkinkan terjadinya perbedaan karena perbedaan letak geografis satu negara yang menyebabkan terjadinya derajat ketinggian Hilal yang berbeda beda.

4. Mengingat kedaulatan suatu negara dalam menetapkan awal Bulan Qamariyah serta perbedaan metode dalam dua pendekatan yakni Rukyah dan Hisab didasari pada Al-Qur’an dan Hadis serta Ijtihad para ulama, maka semua pendekatan tersebut mengandung kebenaran. Karena itu, tidaklah pantas menyalahkan antara satu dengan yang lainnya. Umat Islam disilahkan memilih sesuai dengan keyakinannya. Pilihan itu adalah rahmat bagi umat.

5. Konsekuensi perbedaan lebaran juga berdampak pada perbedaan pandangan tentang Puasa Sunah pada Tanggal 9 Dzulhijjah. Bagi yang berlebaran pada hari Kamis tanggal 29 Juni, maka boleh (disunnahkan) berpuasa 9 Dzulhijjah pada hari Rabu tanggal 28 Juni 2023. Bagi yang berlebaran pada hari Rabu tanggal 28 Juni 2023, maka boleh (disunnahkan) berpuasa 9 Dzulhijah pada hari Selasa tanggal 27 Juni 2023.

6. Selain perbedaan pandang dalam melakukan puasa 9 Dzulhijah, perbedaan juga akan terjadi pada batas akhir hari Tasyrik. Bagi yang berlebaran tanggal 29 Juni, maka hari Tasyrik berakhir pada tanggal 03 Juli 2023, sedangkan bagi ummat muslim yang berlebaran tanggal 28 Juni, maka batas hari Tasyrik adalah tanggal 02 Juli 2023.

Ditetapkan di : Makassar

Pada tanggal : 05 Zulhijjah 1444 H 25 Juni 2023 M

Demikian bunyi maklumat MUI Sulsel yang dihimpun jejakfakta, Senin (26/6/23).(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Maklumat-06/DP.P.XXI/VI/Tahun 2023 #Maklumat Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan #perbedaan Lebaran Iduladha dan Puasa Arafah 1444 H
Youtube Jejakfakta.com