Jejakfakta.com, Gowa - Tiga Pemuda di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan diamuk warga usai nekat melukai dua warga dengan busur panah di Pattarungang, Dusun Bontote'ne Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng Barat, Rabu malam (28/6/2023).
Ketiga pelaku masing-masing berinisial SL (17), AL (17) dan MR (18).

Sementara kedua korban bernama David Dg. Rewa (23) terkena busur panah di bagian paha dan Muksin Dg. Nai (45) mengalami luka di bagian kaki kiri.
Kapolsek Bajeng AKP Muh Aidil, mengatakan, kejadiannya bermula sekitar pukul 18.30 wita di mana terdapat sekelompok orang melakukan penyerangan di lokasi tersebut.
"Jadi setelah para pelaku melakukan pelemparan, mereka selanjutnya melewati rumah Dg Muda dan kemudian melakukan pembusuran terhadap korban bernama David Dg Rewa dan Muksin Dg Nai." ujarnya.
Warga setempat yang tidak menerima perbuatan pelaku melakukan pengejaran.
Baca Juga : Perkuat Kapasitas HAM, Sitti Husniah Talenrang Dorong Gowa Jadi Kabupaten Ramah dan Inklusif
"Saat dikejar oleh warga, para pelaku kemudian berpencar, ada satu motor berboncengan 3 orang. Saat berusaha kabur warga kemudian menendang motor tersebut sehingga pelaku terjatuh dan berpencar melarikan diri," terangnya.
Akibatnya, salah satu pelaku yang tidak berhasil kabur diamuk massa hingga babak belur. Beruntung, polisi yang cepat datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi.
"Satu orang pelaku sudah dalam kondisi terluka parah karena dihajar massa. Untung kami cepat datang dan mengevakuasinya dari keruman ratusan warga," kata Aidil.
Baca Juga : Teror Busur Panah Dini Hari di Tamalate, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi
"Saya bersama sejumlah personil berupaya mengevakuasi pelaku dari kepungan massa, dan pelaku kemudian berhasil di larikan ke polres Gowa," sambungnya.
Aidil mengaku sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara, lantaran banyaknya massa saat melakukan evakuasi ketiga pelaku.
"Terpaksa saya mengeluarkan senjata dan menembak ke udara, tapi massa tetap melakukan pemukulan. Untungnya ada 2 orang anggota Intel yang tepat waktu datang sehingga kami bisa mengevakuasi pelaku ketiga dari kerumunan massa," jelasnya.
Baca Juga : Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Saat melakukan evakuasi, sejumlah warga membawa badik, linggis, parang, dan balok kayu di kerumunan massa. Salah satu anggota Polsek Bajeng mengalami luka atas peristiwa tersebut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




