Senin, 14 Agustus 2023 16:17

1 Santri Korban Kebakaran di Ponpes Al Wasilah Polman Meninggal, 7 Masih Dirawat di Rumah Sakit

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Lokasi balai kerja tempat pelatihan pelajar di Ponpes Al- Wasilah Lemo, di Desa Kuajang, Kecamatan Binunang, Kabupaten Polman yang terbakar pada Sabtu (12/8/2023). (Dok. Fahrun/TribunTimur).
Lokasi balai kerja tempat pelatihan pelajar di Ponpes Al- Wasilah Lemo, di Desa Kuajang, Kecamatan Binunang, Kabupaten Polman yang terbakar pada Sabtu (12/8/2023). (Dok. Fahrun/TribunTimur).

Duduga ledakan akibat tinner terpercik api.

Jejakfakta.com, Polman - Santri Pondok Pesantren Al Wasilah Lemo di Polewali Mandar (Polman) meninggal dunia usai mengalami luka bakar, akibat ledakan saat melakukan latihan praktek pertukangan.

Humas RSUD Hajjah Andi Depu Polman, Yusuf Daud membeberkan bahwa kondisi kedelapan santri yang mendapatkan perawatan, sejak Sabtu 12 Agustus 2023 lalu, salah seorang santri dinyatakan meninggal dunia, Senin (14/8/2023).

"Kondisi sekarang 6 orang dirawat intensif, 1 orang dirawat di perawatan bedah. 1 Orang meninggal dunia tadi pagi pukul 09:00," terang Yusuf, kepada jejakfakta.com, Senin (14/8/2023).

Baca Juga : Bank Sulselbar Buka 1.100 Rekening Simpel iB untuk Santri di HIM 2025 Bone

Sebelumnya, 8 santri Pondok Pesantren Al Wasilah Lemo di Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), dilarikan ke rumah sakit usai ruangan praktik Balai Latihan Kerja Komunitas (BLLK) meledak diduga akibat tinner tekena api.

"Pemicu ledakan kemungkinan tinner, karena dalam ruangan ini ada tinner di dalam ruangan praktik ini. Iya ada ledakan," kata Kapolseng Binuang, Iptu Muh. Rum, kepada media, Sabtu (12/8/2023)lalu.

Akibat kejadian tersebut, kata Rum sebanyak 8 orang siswa pelatihan pun menjadi korban ledakan dan dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga : Tujuh Rumah Terbakar di Jalan Andi Tonro Makassar, Terdengar Ledakan Sebelum Api Membesar

"Siswa jadi korban ada delapan orang, sementara dibawa ke rumah sakit, kondisi korban terbakar. Luka terbakar 40 persen," ungkapnya.

Meski demikian, kata Rum pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab ledakan itu dan telah mengamankan barang bukti berupa tinner dan cat di dalam ruangan terbakar itu.

"Jadi memang ada yang kita amankan barang bukti kertas di asbak, tinner dan ada beberapa yang kita amankan dan kita sementara masih dalam penyelidikan dan kita masih tunggu hasil tim forensik," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pondok Pesantren #Al Wasilah Lemo #ledakan #latihan praktek pertukangan #RSUD Hajjah Andi Depu Polman #Yusuf Daud
Youtube Jejakfakta.com