Jumat, 08 September 2023 15:06

IAS Ungkap Syarat Pemuda Bisa Jadi Pemimpin di Masa Depan

Editor : Nurdin Amir
Tokoh politik Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat menyampaikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara Makassar, di Jalan Nusantara, Kamis (7/9/2023). @Jejakfakta/Reza Arifuddin
Tokoh politik Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat menyampaikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara Makassar, di Jalan Nusantara, Kamis (7/9/2023). @Jejakfakta/Reza Arifuddin

Sebanyak 46.800.161 atau 22,85 persen pemilih merupakan generasi Z. Sebutan generasi Z merujuk pada orang yang lahir mulai tahun 1995 hingga 2000-an.

Jejakfakta.com, Makassar - Ada dua keistimewaan kelompok pemuda pada saat ini. Selain mereka adalah cerminan pemimpin masa depan, kelompok yang tergolong dalam pemilih muda inilah yang dominan menentukan seperti apa pemimpin lewat panggung politik 2024 ini.

Wali Kota Makassar 2004-2014, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan karena usianya, pemuda hari ini adalah gambaran pemimpin masa depan.

"Dua modal utama yang penting dimiliki pemuda untuk menjadi pemimpin masa depan adalah memiliki jaringan dan menjadi sosok berilmu pengetahuan. Dua hal ini adalah bekal utama terlepas dari sejumlah kriteria kepemimpinan personal yang harus dipupuk sejak dini," tegas IAS saat menyampaikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara Makassar, di Jalan Nusantara, dalam keterangannya, Kamis (7/9/2023).

Baca Juga : IAS Kantongi Diskresi Bahlil, Siapa Sebenarnya Ilham Arief Sirajuddin?

Kuliah Umum yang diikuti ratusan mahasiswa STIE Nusantara itu memang mendapuk tema Pemuda Pemimpin Masa Depan.

"Seorang pemuda calon pemimpin itu butuh persiapan. Bukan hal instan yang datang begitu saja. Harus melatih diri memikul tanggung jawab. Dan, dia bisa lahir dari kasta sosial manapun," sambung sosok yang dijuluki Bapak Pembangunan Kota Makassar itu karena sukses menyulap Makassar menjadi kota dunia di eranya.

IAS juga menyinggung istimewanya posisi pemuda hari ini karena kuantitasnya. IAS menegaskan pemuda yang terdiri dari kelompok Gen Z dan milenial ternyata mendominasi kelompok umur pemilih di pileg, pilpres, dan pilkada Serentak 2024 mendatang.

Baca Juga : Bahlil Serahkan Surat Diskresi ke IAS, Target Kembalikan Marwah Golkar Sulsel

Daya yang dilansir Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan 204.807.222 warga negara sebagai pemilih atau masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. Menariknya, separuh lebih pemilih adalah anak muda, yakni generasi Z dan milenial.

Sebanyak 46.800.161 atau 22,85 persen pemilih merupakan generasi Z. Sebutan generasi Z merujuk pada orang yang lahir mulai tahun 1995 hingga 2000-an.

Jika ditotalkan, pemilih dari generasi Z dan milenial ini berjumlah 113.622.550 orang. Jumlah pemilih muda ini mendominasi karena mencapai 56,45 persen dari total pemilih.

Baca Juga : Aliyah Mustika Dukung HIGAR CPI, Makassar Kian Serius Bangun Ekosistem Olahraga dan Wellness

"Ini menunjukkan bahwa pemuda hari inilah yang dominan bisa menentukan seperti apa kualitas pemimpin yang akan lahir dari tahun politik 2024. Jadi, saya meminta pemuda jangan apatis dengan politik. Atau, pemimpin-pemimpin hari ini yang lahir akan jauh dari harapan pemuda itu sendiri," tutup IAS. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemilih muda #Ilham Arief Sirajuddin #STIE Nusantara #pemimpin masa depan #Pemilu 2024
Youtube Jejakfakta.com