Jumat, 03 November 2023 22:11

Kini 9.299 Orang Tewas di Palestina, 41% Anak-anak

Kamp pengungsi Al-Bureij di tengah Semenanjung Gaza luluh lantak dibombardir oleh pasukan penjajah Israel, baru-baru ini. Puluhan korban tewas dan puluhan korban hilang tertimbun reruntuhan.
Kamp pengungsi Al-Bureij di tengah Semenanjung Gaza luluh lantak dibombardir oleh pasukan penjajah Israel, baru-baru ini. Puluhan korban tewas dan puluhan korban hilang tertimbun reruntuhan.

Kementerian Kesehatan, menyampaikan, jumlah kematian di Jalur Gaza telah mencapai 9.155 orang. Sementara itu, jumlah korban tewas di Tepi Barat juga melonjak menjadi 144 orang. Selain itu, kata kementerian itu, 24.000 warga Palestina terluka di Gaza, dan hampir 2.200 orang terluka lainnya di Tepi Barat.

Gaza, jejakfakta - Hari ke-27 Israel membantai rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat, angka korban tewas dan luka-luka melonjak.

Kementerian Kesehatan Palestina merilis data Jumat (3/11/2023) sore, jumlah korban tewas telah bertambah menjadi sedikitnya 9.299 orang dan lebih dari 25.000 korban luka. 

Kementerian Kesehatan, menyampaikan,  jumlah kematian di Jalur Gaza telah mencapai 9.155 orang. Sementara itu, jumlah korban tewas di Tepi Barat juga melonjak menjadi 144 orang.

Baca Juga : Hamas Sampaikan Terima Kasih atas Peran Jusuf Kalla dalam Membantu Palestina

Selain itu, kata kementerian, 24.000 warga Palestina terluka di Gaza, dan hampir 2.200 orang terluka lainnya di Tepi Barat. 

Sumber jejakfakta lainnya, mengatakan, sebanyak 9.061 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza. 

Jumlah kematian tersebut terdiri 3.760 anak-anak dan 2.326 perempuan. Atau 41,5% korban tewas adalah anak-anak dan 25,6% korbannya adalah perempuan. Korban luka mencapai angka 32.000 lebih. 

Baca Juga : Gencatan Senjata Israel-Hamas Hampir Disepakati, JK: Semestinya Sudah Dilakukan Sejak Dulu Secara Permanen

Sebelumnya, laporan angka korban tewas di Gaza lebih 8.600 orang dan korban luka lebih 20.000.

Zionis Israel mengerahkan pesawat tempur membombardir Gaza sejak Sabtu 7 Oktober 2023. 

Israel menolak gencatan senjata hingga saat ini. PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, gencatan senjata berarti Israel kalah dari Hamas (pejuang militan Palestina). (WAFA/X)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#korban tewas di Gaza #serangan Israel #Hamas #genosida #Kamp al-Bureij
Youtube Jejakfakta.com