Rabu, 24 Januari 2024 11:13

Digitalisasi Layanan Pemerintah Jadi Topik Studi Tiru DPRD Kabupaten Bone di Kominfo Makassar

Editor : Redaksi
Kunjungan kerja DPRD Kabupaten Bone di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Selasa (23/1/2024). @Jejakfakta/Foto: Diskominfo Makassar
Kunjungan kerja DPRD Kabupaten Bone di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Selasa (23/1/2024). @Jejakfakta/Foto: Diskominfo Makassar

Kota Makassar memiliki keunggulan teknologi informasi War Room hingga pengelolaan SP4N-LAPOR!

Jejakfakta.com, Makassar -- Digitalisai Layanan Pemerintah menjadi topik pembahasan dalam kunjungan kerja yang dilakukan DPRD Kabupaten Bone di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar. Berlangsung di Ruang rapat Diskominfo Makassar, Selasa (23/1/2024).

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bone, H Kaharuddin. Rombongan disambut langsung oleh Kabid Aplikasi dan Informatika (Aptika) Andi Zulkarnain bersama Kabid Pengelolaan Data Elektronik (PDE), Suhendra dan Plt Kepala UPTD War Room, Petriyanto Nua Pasha.

H Kaharuddin mengatakan, pemanfaatan teknologi digital berbasis elektronik di Kota Makassar merupakan hal utama yang ingin diketahui lebih dalam bersama rombongannya.

Baca Juga : Diskominfo Makassar Edukasi Anak Pulau Terluar, Teknologi Dimanfaatkan Secara Cerdas dan Aman

“Kunjungan ini sebenarnya, kami ingin konsultasi tentang program-program digitalisasi Kota Makassar, sehingga ada studi tiru yang dapat kami kembangkan di Kota Bone,” katanya.

“Mungkin kita semua sudah tahu bagaimana implementasi konsep metaverse dan pelayanan publik berbasis digital di Makassar ini,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kabid PDE bersama Kabid Aptika dan Plt Kepala UPTD War Room Diskominfo Makassar memaparkan seputar keunggulan teknologi informasi War Room hingga pengelolaan SP4N-LAPOR! di Kota Makassar.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Paparkan Transformasi Smart City di ASCN Annual Meeting 2026 Banyuwangi

Lebih lanjut, H Kaharuddin menilai Kota Makassar telah terbukti, sehingga patut dijadikan contoh mengenai digitalisasi layanan yang diterapkan.

“Tentu yang kita pelajari, alur komunikasi dan pola kerjanya bagaimana. Seperti Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) dan War Room tadi, mengenai bagaimana tindak lanjut laporan atau aduan masyarakat yang masuk,” jelasnya.(rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Diskominfo Makassar #teknologi digital #War Room #digitalisasi layanan
Youtube Jejakfakta.com