Jejakfakta.com, Makassar -- Jelang Pemilu pada tanggal 14 Februari mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menggelar simulasi pemantapan pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024 di Hotel Claro, Kecamatan Tammalate, Kota Makassar, Rabu (31/1/2023).
Komisioner KPU Makassar, Muhammad Abdi Goncing, mengatakan, simulasi yang dilaksanakan meruapakan simulasi pemantapan terhadap sejumlah petugas pemungutan suara.

"Siang ini kita laksanakan simulasi. Pemantapan kepada teman-teman KPPS. Kami bentuk seperti TPS. Seperti TPS jadi supaya settingannya bukan lagi sebatas simulasi tapi sudah real," ujar Abdi Goncing kepada wartawan, Rabu (31/1/2023).
Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
"Yang tidak real di sini cuma pemilih. Jadi KPPS-nya semua real di Panakkukang. Yang tidak real di sini linmas sama pemilihnya," sambungnya.
Selain simulasi, kata Abdi, seperti pada umumnya juga dilakukan simulasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang rencananya akan digunakan pada Pemilu 2024 ini.
"Pakai aplikasi sementara dicoba, sementara proses uji coba Sirekap. Hari ini terakhir uji coba pertama, nanti InsyAllah tanggal 7 kalau tidak salah itu akan ada uji coba terakhir penggunaan Sirekap," terangnya.
Baca Juga : Pemerintah Kota Makassar dan KPU Kolaborasi Siapkan Pemilihan RT/RW Demokratis
Rencana penggunaan aplikasi Sirekap, kata Abdi Goncing, juga sekaligus pembeda pada pemilu-pemlu tahun sebelumnya. Hadirnya aplikasi Sirekap, masyarakat dapat dengan cepat melihat hasil perhitungan suara nanti.
"Kita menggunakan alat bantu yang namanya Sirekap untuk perekapan nantinya. Jadi nanti sudah sangat jelas, bisa kita kontrol," ujarnya.
Diketahui, kegiatan simulasi ini dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, seperti TNI/Polri, Kejari Makassar dan Kepala Dukcapil Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




