Kamis, 22 Februari 2024 15:49

Dorong Pemerataan Infrastruktur Digital, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo RI Gelar Sosialisasi

Editor : Nurdin Amir
Plh. Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika, Marvels Parsaoran Situmorang memberikan keterangan pers terkait Sosialisasi Pusat Monitoring, Telekomunikasi, Pos, dan Penyiaran pada Kamis (22/2/2024). @Jejakfakta.dok. Humas Kemkominfo RI
Plh. Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika, Marvels Parsaoran Situmorang memberikan keterangan pers terkait Sosialisasi Pusat Monitoring, Telekomunikasi, Pos, dan Penyiaran pada Kamis (22/2/2024). @Jejakfakta.dok. Humas Kemkominfo RI

Diikuti perwakilan Diskominfo-SP Se-Sulampua.

Jejakfakta.com, Makassar -- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI) menggelar Sosialisasi Pusat Monitoring, Telekomunikasi, Pos, dan Penyiaran pada Kamis (22/2/2024). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Rinra Makassar, diikuti oleh perwakilan Diskominfo se-Sulawesi, Maluku, dan Papua (SULAMPUA).

Plh. Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika, Marvels Parsaoran Situmorang menyebutkan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari realisasi pemerataan infrastruktur digital serta konektivitas yang berkualitas untuk mendorong percepatan transformasi digital di seluruh wilayah.

Dalam kererangan tertulisnya, Marvels mengatakan bahwa sebagai unit kerja yang melakukan pengawasan di bidang pos dan Informatika, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika melalui Pusat Monitoring Telekomunikasi, Pos, dan Penyiaran (PMT) melakukan monitoring infrastruktur dan kualitas layanan telekomunikasi, pos dan penyiaran guna terwujudnya percepatan transformasi digital tersebut.

Baca Juga : Momentum Harkitnas ke-118, Pemkab Luwu Timur Tekankan Kebangkitan Generasi Muda di Era Digital

"PMT telah melakukan pemetaan sebaran infrastruktur layanan broadband di Indonesia," kata Marvels.

Berdasarkan data yang dimiliki PMT, untuk cakupan layanan mobile broadband, sekitar 97,16% area pemukiman di Indonesia telah terlayani 4G dan 2,90% area pemukiman telah terlayani 5G. Sedangkan untuk layanan fixed broadband didukung oleh kabel laut sepanjang 118.257,57 km dan kabel serat optik di darat sepanjang 716.935,55 km serta sebanyak 2.207.286 titik optical distribution point (ODP).

Ditambahkannya, selain melakukan pemetaan infrastruktur layanan broadband, PMT juga melakukan monitoring kualitas layanan (QoS) telekomunikasi seluer di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Baca Juga : ASN Makassar Ditantang Menulis Buku, Munafri Ingin Literasi Jadi Gerakan Bersama

"Pengukuran tersebut dilakukan secara rutih setiap satu kali dalam satu bulan di tiap-tiap kabupaten/kota. Terhadap hasil pengukuran yang kurang baik akan disampaikan kepada operator seluler untuk dilakukan perbaikan," tambahnya.

Berdasarkan data hasil pengukuran QoS, rata-rata kecepatan internet di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2021 rata-rata nasional kecepatan download sekitar 21,51 Mbps, pada tahun 2022 meningkat menjadi 33,48 Mbps dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 41 Mbps.

Lebih lanjut, Marvels menjelaskan bahwa PMT melakukan monitoring terhadap QoE melalui aplikasi SIGMON yang melakukan pengetesan internet dengan metode true test.

Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Budaya Keamanan Siber ASN Lewat Webinar Cyber Security Awareness 2026

"Aplikasi SIGMON tersebut terintegrasi dengan sistem PMT, di mana jika terdapat hasil pengetesan yang kurang dari 1 Mbps dengan signal strenght -100 dbm (kategori sinyal baik), PMT akan mengirimkan tiket kepada operator seluler agar menjadi perhatian operator seluler untuk dapat segera ditindaklanjuti. Tidak hanya itu, PMT juga melakukan monitoring aduan masyarakat dengan sistem crawling pada media sosial terkait layanan telekomunikasi, pos dan penyiaran," jelasnya.

Kementerian Kominfo melalui PMT, ungkapnya, juga melakukan pengukuran kualitas layanan operator seluler dalam rangka penilaian kepatuhan terhadap pemenuhan standar kualitas layanan sesuai ketentuan yang berlaku. Pengukuran kualitas layanan tersebut dilakukan dengan metode sampling di beberapa kota besar di Indonesia, dimana pengukuran dilakukan berdasarkan parameter-parameter yang telah ditetapkan.

"Selain itu, PMT juga melakukan verifikasi kinerja layanan operator seluler dan penyelenggara jaringan tetap lokal untuk menilai kepatuhan operator atau penyelenggara dalam menangani keluhan-keluhan pelanggan dimana penilaian kinerja layanan tersebut juga mengacu kepada ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Atas pelanggaran terhadap kepatuhan dalam memenuhi standar kualitas layanan dan kinerja layanan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan," ungkapnya.

Baca Juga : Diskominfo Makassar Terima Kunjungan Diskominfo SP Gowa, Bahas Inovasi Digital LONTARA+

Dengan pengawasan yang dilakukan PMT, Marvels berharap dapat membantu pemerintah untuk menyusun kebijakan serta mengambil keputusan guna mewujudkan percepatan transformasi digital.(*)

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Baca Juga : Transformasi Digital Gowa Digeber, Wabup Sebut Layanan Publik Cepat dan Terintegrasi Jadi Prioritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#infrastruktur digital #transformasi digital #layanan broadband #kecepatan internet
Youtube Jejakfakta.com