Senin, 01 April 2024 14:00

Polda Sulsel Bentuk Tim Penyelidikan Dugaan TPPO Program Ferienjob ke Jerman

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Foto yang dikirim oleh salah-seorang mahasiswa berinisial Nita saat "magang" di Jerman. @Dok. Nita -- BBC Indonesia
Foto yang dikirim oleh salah-seorang mahasiswa berinisial Nita saat "magang" di Jerman. @Dok. Nita -- BBC Indonesia

Dugaan TPPO program Ferienjob juga pernah terjadi pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Jejakfakta.com, Makassar -- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengantongi data tujuh Perguruan tinggi (PT) di Makassar yang diduga terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Mabes Polri.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rianto R Djajadi mengatakan saat ini pihaknya telah membentuk tim penyelidikan dugaan TPPO di setiap perguruan tinggi yang terlibat pada program Ferienjob

"Justru itu, untuk mendeteksi kita tetap melakukan penyelidikan. Kalau data dari Mabes (Polri), sudah ada. Tapi tentu kan Polda Sulsel tidak bisa tanpa bukti materil, data yang valid," kata Andi Rianto kepada wartawan, Senin (1/4/2024).

Baca Juga : 4 Pelaku Bom Ikan di Sulsel Ditangkap Polisi, Andi Rian: Merusak Biota Laut 

Untuk penyelidikan, kata Andi Rianto telah memberikan instruksi kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) serta jajaran Polrestabes Makassar.

"Tentu saya dapat informasi dari Bareskrim, bahwa sebenarnya di sana sudah ada ditangani. Tentu kepada jajaran Krimum dan Polrestabes, saya perintahkan lakukan penyelidikan. Kalau memang ketemu buktinya, kita akan proses lanjut," tegasnya.

Selain itu, Rianto mengimbau pada siapa saja yang yang diduga telah menjadi korban pada kasus TPPO program Ferienjobs tersebut, untuk segera melapor.

Baca Juga : Operasi Ketupat 2024 Libatkan 4.561 Personil, Pj Gubernur Bahtiar Ingatkan Petugas Jaga Kesehatan

"Beberapa ada yang tanya ke saya, kalau ada yang merasa menjadi korban, silakan lapor. Kita juga sudah dapat informasi, tetapi sampai detik ini belum ada yang melapor secara resmi," jelasnya.

Kasus dugaan TPPO, kaya Rianto bukan modus yang baru, ia mengaku telah beberapa kali menangani kasus seperti ini saat masih bertugas di Bareskrim. Namun, bedanya saat itu terjadi pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bukan PT.

"Dulu saya pernah tangani kasus seperti ini waktu masih di Bareskrim," ucapnya.

Baca Juga : Nama-Nama 15 Korban Kebakaran di PT Pokphand Makassar, 1 Meninggal

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi, (Kemendikbudristek) menyebut ada 41 perguruan tinggi di Indonesia pernah mengikuti program Ferienjob ke Jerman.

Khusus di kota Makassar ada tujuh perguruan tinggi negeri dan swasta yang diduga mengikutkan mahasiswa nya di program Feriernjob, untuk perguruan tinggi negeri di antaranya Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sementara untuk perguruan tinggi swasta di antaranya Universitas Indonesia Timur (UIT), Universitas Fajar (Unifa), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Dugaan TPPO #Perguruan Tinggi #Jerman #Polda Sulsel #program ferienjob
Youtube Jejakfakta.com